
Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama tokoh ulama dan pimpinan ormas usai menghadiri pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/3) malam. (Setpres)
JawaPos.com - Ketua MPR RI Ahmad Muzani, mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan bersama para ulama dan pimpinan organisasi masyarakat (ormas) Islam guna membahas perkembangan situasi geopolitik global, termasuk konflik yang terjadi di Timur Tengah. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana silaturahmi yang melibatkan berbagai tokoh agama dan masyarakat di Istana Negara, Jakarta, Kamis (5/3) malam.
Muzani menjelaskan, agenda tersebut merupakan forum dialog antara pemerintah dan para tokoh agama untuk saling bertukar pandangan mengenai situasi internasional yang berdampak pada Indonesia. Menurutnya, Presiden ingin memastikan bahwa para ulama dan pimpinan ormas memahami arah kebijakan yang diambil pemerintah.
"Dalam malam silaturahmi antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan para alim ulama, kiai, habaib, tokoh masyarakat, pimpinan pondok pesantren, dan pimpinan ormas Islam. Pertemuan ini dimaksudkan untuk saling memahami, saling mendengar terhadap perkembangan informasi geopolitik, geoekonomi yang terjadi pada akhir-akhir ini," kata Muzani usai pertemuan.
Ia menjelaskan, dalam pertemuan tersebut Presiden menyampaikan alasan di balik berbagai langkah yang diambil pemerintah dalam menyikapi dinamika global. Menurutnya, setiap kebijakan yang diambil selalu berlandaskan kepentingan nasional.
"Dalam pertemuan tersebut tadi Presiden mengatakan bahwa yang dilakukan oleh beliau adalah demi keutuhan Republik Indonesia, demi keutuhan negara, dan demi kedaulatan Republik Indonesia," ucap Muzani.
Muzani juga menuturkan bahwa para ulama dan tokoh masyarakat yang hadir memahami sikap yang diambil oleh Presiden.
"Para ulama, para kiai memahami itu sebagai sebuah sikap yang dilakukan oleh Presiden pada jalan yang baik, yang benar, oleh karena itu kita semua diminta untuk tetap memberikan support, mendoakan agar apa yang dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia bisa berjalan dengan baik, dengan mulus, dan Presiden juga terus membuka diri untuk mendapatkan masukan, pandangan dari berbagai macam kalangan termasuk dari para ulama, para kiai," jelasnya.
Baca Juga:Tajir Melintir! 6 Shio Ini Akan Menarik Keberuntungan dan Kesuksesan Finansial pada 6 Maret 2026
Lebih lanjut, Muzani menegaskan forum dialog seperti ini dinilai penting agar pemerintah dan para tokoh agama dapat terus menjaga komunikasi yang konstruktif. Ia pun berharap, pertemuan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkala agar berbagai masukan dari masyarakat tetap terserap dengan baik oleh pemerintah.
"Karena itu, saya kira pertemuan ini diharapkan bisa berlangsung secara periodik dalam beberapa pekan atau dalam beberapa bulan yang akan datang," pungkasnya.
