Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Agustus 2023 | 18.37 WIB

Terbuai Survei

ABDUL ROKHIM - Image

ABDUL ROKHIM

Dalam komunikasi politik, fenomena hasil survei yang membuat publik memilih tokoh yang diunggulkan dari survei dikenal dengan bandwagon effect. Sedangkan lawan efek tersebut, yaitu simpati yang timbul akibat hasil survei terhadap tokoh yang cenderung kalah dalam survei, disebut underdog effect.

Saat mendapat bandwagon effect, manfaat harus diperas sebanyak-banyaknya. Publikasi survei digenjot masif saat calon unggul sehingga akan memberikan trigger di alam bawah sadar publik bahwa hasil itu yang harus dipercaya, dan ada kecenderungan orang berpihak ke pihak yang akan dianggap menang. Sebaliknya, jika jagoan di urutan buncit, underdog effect juga harus dieksploitasi maksimal. Victim playing adalah salah satu caranya.

Lembaga survei memang bukan dukun yang bisa menebak sesuatu di masa depan. Tapi, lembaga yang kredibel, dengan rekam jejak tepercaya dalam penerapan keilmuan statistiknya, pasti bisa paling tidak mendekati kenyataan.

Survei adalah refleksi sikap responden yang dipilih dengan metodologi ilmu yang terbukti berkali-kali dan semakin presisi mewakili populasi. Jika responden sudah mewakili persepsi mayoritas, tentu ungkapannya mewakili fakta.

Kalau ada lembaga survei yang berkali-kali gagal membaca fenomena, tentu bisa diurut ke belakang, besar kemungkinan karena mengambil sampling responden yang salah sehingga hasil surveinya jauh dari kenyataan. Karena itu, layak diabaikan dan ditinggalkan. (*)

*) Pemred Jawa Pos (2018–2020) Direktur JTV (2020–sekarang)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore