Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Mei 2019 | 23.34 WIB

Gandeng Pelawak dan Penyanyi Bali, MPR Sosialisasikan 4 Pilar

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) bekerja sama dengan Yayasan Kesenian Bali menggelar pagelaran seni bersama. Salah satu tujuan utamanya adalah dalam rangka sosialisasi Empat Pilar (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika).

Acara yang mengkolaborasikan tradisi prembon dengan penyanyi Bali itu digelar di Balai Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali pada Sabtu (25/5) malam.

Acara yang berlangsung meriah itu diikuti ratusan warga masyarakat dari berbagai desa di wilayah Tangkas, termasuk para pemangku adat serta pecalang.

Anggota MPR I Kadek Arimbawa membuka acara pentas seni budaya ini. Hadir pada acara tersebut Kepala Biro Humas Setjen MPR Siti Fauziah, Kepala Bagian Pemberitaan, Hubungan Antar-Lembaga dan Layanan Informasi MPR, Muhamad Jaya, Plt. Kepala Desa Tangkas, I Ketut Suryawan, Pemangku Adat Tangkas I Kadek Purnama, I Ketut Mandra dan Mangku Ketut Mandra.

Kadek Arimbawa dalam sambutannya menyatakan, pentas seni budaya di Balai Desa Tangkas, yaitu diselenggarakan bekerja sama dengan Sekretariat MPR. “Saya berharap kerjasama ini akan terus berlanjut,” ujar senator yang dulu dikenal sebagai seniman lawak dengan nama panggilan Lolak ini.

Seni budaya, menurut Kadek Arimbawa, adalah juga alat pemersatu bangsa. Ia menyebut, masyarakat di Kecamatan Klungkung sangat majemuk, hampir semua penganut agama ada di sini. Ada Hindu, Islam dan lainnya, tetapi tetap rukun.

Kadek Arimbawa berharap melalui pentas seni ini rasa persatuan dapat lebih ditingkatkan lagi, Kadek Arimbawa juga mengingatkan agar para generasi muda Bali berhati-hati menggunakan alat komunikasi atau media sosial. Sebab, kalau salah dalam menerima informasi (hoaks) bisa membuat permasalahan di kemudian hari.

Bali sebagai daerah tujuan wisata, menurut Kadek Arimbawa, sangat kondusif yang dibuktikan dengan penyelenggaaraan Pemilu Serentak 2019 yang lalu berlangsung aman.

Sementara Pemangku Adat Tangkas I Kadek Purnama dalam sambutanya menyampaikan, desa Tangkas ketika Gunung Agung yang meletus pada tahun 1963 hancur dan hilang dari muka bumi, tetapi dengan persatuan masyarakat desa Tangkas yang terdiri dari 6 Banjar Adat itu membangun kembali desa seperti sekarang ini.

I Kadek merasa sangat terhormat dan mengucapkan terima kasih kepada MPR RI yang telah mengadakan pagelaran seni budaya di desa Tangkas ini serta berharap kepada seluruh penonton untuk dapat menjadikan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI sebagai tuntunan kehidupan sehari-hari.

Dalam acara tersebut, penonton pentas seni budaya di Klungkung ini tak beranjak dari tempat duduknya meski sudah larut malam. Sejumlah penyanyi Bali serta lawak di antaranya Putri Bulan, Yan Srikandi, Golek, Topok, Sukama, tetap setia menghibur masyarakat hingga penghujung acara.

Sementara itu, Kepala Biro Humas Setjen MPR Siti Fauziah mengatakan, penyelenggarakan pentas seni budaya, selain sebagai salah satu metode Sosialisasi Empat Pilar, juga digelar kegiatan seperti Training of Trainer (ToT), Lomba Cerdas Cermat (LCC), Seminar dan Kemah pancasila, termasuk pertunujukan seni budaya.

“Sehingga seni budaya bukan hanya sebagai tontonan, tapi juga menjadi tuntunan,” pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore