
Photo
JawaPos.com - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) bekerja sama dengan Yayasan Kesenian Bali menggelar pagelaran seni bersama. Salah satu tujuan utamanya adalah dalam rangka sosialisasi Empat Pilar (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika).
Acara yang mengkolaborasikan tradisi prembon dengan penyanyi Bali itu digelar di Balai Desa Tangkas, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung, Bali pada Sabtu (25/5) malam.
Acara yang berlangsung meriah itu diikuti ratusan warga masyarakat dari berbagai desa di wilayah Tangkas, termasuk para pemangku adat serta pecalang.
Anggota MPR I Kadek Arimbawa membuka acara pentas seni budaya ini. Hadir pada acara tersebut Kepala Biro Humas Setjen MPR Siti Fauziah, Kepala Bagian Pemberitaan, Hubungan Antar-Lembaga dan Layanan Informasi MPR, Muhamad Jaya, Plt. Kepala Desa Tangkas, I Ketut Suryawan, Pemangku Adat Tangkas I Kadek Purnama, I Ketut Mandra dan Mangku Ketut Mandra.
Kadek Arimbawa dalam sambutannya menyatakan, pentas seni budaya di Balai Desa Tangkas, yaitu diselenggarakan bekerja sama dengan Sekretariat MPR. “Saya berharap kerjasama ini akan terus berlanjut,” ujar senator yang dulu dikenal sebagai seniman lawak dengan nama panggilan Lolak ini.
Seni budaya, menurut Kadek Arimbawa, adalah juga alat pemersatu bangsa. Ia menyebut, masyarakat di Kecamatan Klungkung sangat majemuk, hampir semua penganut agama ada di sini. Ada Hindu, Islam dan lainnya, tetapi tetap rukun.
Kadek Arimbawa berharap melalui pentas seni ini rasa persatuan dapat lebih ditingkatkan lagi, Kadek Arimbawa juga mengingatkan agar para generasi muda Bali berhati-hati menggunakan alat komunikasi atau media sosial. Sebab, kalau salah dalam menerima informasi (hoaks) bisa membuat permasalahan di kemudian hari.
Bali sebagai daerah tujuan wisata, menurut Kadek Arimbawa, sangat kondusif yang dibuktikan dengan penyelenggaaraan Pemilu Serentak 2019 yang lalu berlangsung aman.
Sementara Pemangku Adat Tangkas I Kadek Purnama dalam sambutanya menyampaikan, desa Tangkas ketika Gunung Agung yang meletus pada tahun 1963 hancur dan hilang dari muka bumi, tetapi dengan persatuan masyarakat desa Tangkas yang terdiri dari 6 Banjar Adat itu membangun kembali desa seperti sekarang ini.
I Kadek merasa sangat terhormat dan mengucapkan terima kasih kepada MPR RI yang telah mengadakan pagelaran seni budaya di desa Tangkas ini serta berharap kepada seluruh penonton untuk dapat menjadikan nilai-nilai Empat Pilar MPR RI sebagai tuntunan kehidupan sehari-hari.
Dalam acara tersebut, penonton pentas seni budaya di Klungkung ini tak beranjak dari tempat duduknya meski sudah larut malam. Sejumlah penyanyi Bali serta lawak di antaranya Putri Bulan, Yan Srikandi, Golek, Topok, Sukama, tetap setia menghibur masyarakat hingga penghujung acara.
Sementara itu, Kepala Biro Humas Setjen MPR Siti Fauziah mengatakan, penyelenggarakan pentas seni budaya, selain sebagai salah satu metode Sosialisasi Empat Pilar, juga digelar kegiatan seperti Training of Trainer (ToT), Lomba Cerdas Cermat (LCC), Seminar dan Kemah pancasila, termasuk pertunujukan seni budaya.
“Sehingga seni budaya bukan hanya sebagai tontonan, tapi juga menjadi tuntunan,” pungkasnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
