
Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi memberikan sambutan saat pelantikan Ketua Harian Nasional DPP Partai Perindo di Jakarta, Sabtu (6/8/2022). Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut resmi menja
JawaPos.com - Ada sederet nama yang dianggap sebagai kandidat presiden. Hanya saja, nama-nama itu beredar atas hasil survei. Kini mereka ditantang untuk menyampaikan gagasan untuk bangsa ini.
Tantangan dikemukakan oleh Ketua Harian Nasional Partai Perindo Tuan Guru Bajang (TGB) M. Zainul. Menurut TGB, calon pemimpin nasional saat ini baru masuk di ruang survei. Namun, harapan publik mereka harus disertai dengan penyampaian sejumlah gagasan dan tawaran solusi bagi persoalan bangsa. "Bukan hanya dengan beradu popularitas dan gimik di media sosial," ujar TGB dalam keterangan persnya yang diterima JawaPos.com, Selasa (25/10).
Mantan gubernur NTB itu menekankan, siapa pun yang kelak jadi capres, tidak boleh menggunakan cara-cara kampanye yang dapat merusak keberagaman, persatuan, dan keluhuran bangsa Indonesia. "Menuduh, menjelekkan, mendiskreditkan satu sama lain, hingga masyarakat pun terbelah. Jangan terulang lagi!” tegas TGB.
Begitu dengan masyarakat sebagai pemilih diminta bersikap kritis terhadap para kandidat. Kritis melihat prestasi, karya nyata yang berdampak luas bagi rakyat, termasuk apa yang harus diperbaiki. "Jangan sampai kita timbang pilihan dalam kegelapan, menimbang semata atas sentimen identitas, apalagi gender,” pesan mantan wakil komisaris BSI itu.
Belakangan beredar nama-nama yang disebut-sebut sebagai kandidat presiden atau bakal calon presiden. Ada yang sudah dideklarasikan atau baru sekadar digadang-gadang lewat survei.
Contohnya, Anies Baswedan dicalonkan Partai Nasdem. Prabowo Subianto dari Partai Gerindra. Beberapa nama lain ramai atas hasil survei. Yaitu, Ganjar Pranowo, Ridwan Kamil, Agus Harimurti Yudhonyono (AHY), Puan Maharani, Erick Thohir, dan Airlangga Hartarto. Nama-nama itu umumnya memiliki jabatan prestisius di partai dan lembaga negara. Umumnya adalah ketua umum parpol.
TGB meyakini para kandidat populer itu memiliki punya niat yang mencederai publik, tidak ada yang ingin membuat rakyat hidup terpuruk. Semuanya memiliki niat, cita-cita, dan harapan baik.
Akan tetapi, dia meminta para nama-nama itu perlu memberi tahu masyarakat tentang bagaimana mereka melihat Indonesia sebagai rumah yang nyaman, aman, dan sejahtera bagi semua anak bangsa.
Parpol yang mengusung siapa pun, pilihan akhirnya juga harus sigap membuka jalur edukasi politik publik yang konstruktif dan membangun perspektif tentang Indonesia ke depan. Jangan hanya bicara seputar mekanik kotak-katik angka kemungkinan koalisi.
Menjelang Pemilu 2024 ini, TGB mengajak masyarakat untuk berhusnuzan kepada Presiden Jokowi. Menurut dia, Presiden Jokowi adalah pemimpin terhormat, pemimpin yang akan dicatat sejarah dalam goresan tinta emas. Karena, sanggup membawa bangsa Indonesia melewati krisis hebat pandemi COVID-19.
"Sekarang Presiden Jokowi tengah berkeras ikhtiar untuk menjaga Indonesia dari badai ekonomi global, kita doakan dan dukung agar beliau berhasil dalam memimpin pada kondisi ini sebagaimana beliau telah berhasil dibanyak hal,” pungkasnya.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
