
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan alasan mengapa PSI dan Perindo tak diundang ke Istana Bogor.
JawaPos.com - Enam partai pengusung calon presiden (capres) petahana Jokowi telah menggelar pertemuan antar-Ketua Umum di Istana Bogor, Senin (23/7) malam. Namun dalam pertemuan itu tidak tampak Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Perindo sebagai partai yang juga mendukung petahana itu.
Menanggapi itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan, nantinya akan ada tahapan untuk mengajak PSI dan Perindo duduk bersama.
Saat ini, lanjut Hasto, partai koalisi yang tengah duduk di parlemen memiliki tugas yang sangat penting, yakni dalam upaya menguatkan dukungan terhadap Jokowi.
"PSI dan Perindo nanti ada tahapannya. Tapi parpol yang saat ini di parlemen punya tugas sangat penting yaitu untuk memperkuat dukungan Pak Jokowi," ujar Hasto di Kantor DPP PDIP Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/7).
Karena dengan dinamika politik seperti sekarang, kata Hasto, partai yang memiliki kursi di DPR memiliki pengaruh besar. Sebab, mereka (parpol koalisi) merupakan penyempurna sebuah koalisi partai.
"Karena apa pun dalam situasi politik ini dari parlemen sangat penting melengkapi dan menyempurnakan," sambung Hasto.
Di sisi lain Hasto mengatakan, meski telah menggelar enam pertemuan Ketua Umum partai koalisi, PDIP masih terus membuka peluang bagi partai lain untuk bergabung. Komunikasi politik terus dilakukan dengan partai-partai lain.
"Tentu saja (PDIP masih membuka pintu koalisi dengan partai lain), kita berharap dialog dilakukan," tukasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022