
PDIP
JawaPos.com - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak dan Pemilihan Presiden (Pilpres) sudah semakin dekat. Di tahun politik ini, partai politik (Parpol) sibuk melakukan upaya guna menaikan elektabilitasnya, agar dapat bersaing di pemilihan mendatang.
Dari survei yang diolah Lingkaran Survey Indonesia (LSI) Denny JA, hingga saat ini hanya ada dua partai yang memiliki elektabilitas suara lebih tinggi jika dibanding pemilihan legislatif 2014. Survei ini dilakukan dengan margin of error plus minus 2,9 persen.
Kedua partai tersebut adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mengalami kenaikan sekitar tiga persen dan Partai Golkar meningkat kurang dari satu persen.
"Elektabilitas PDIP 22,2 persen, lebih besar dari pemilu 2014 yaitu 18,95 persen. Elektabikitas Golkar 15,5 persen dari sebelumnya 14,75 persen," ujar Peneliti LSI Rully Akbar, di Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (24/1).
Sedangkan, partai lain rata-rata memiliki elektabilitas cenderung sama dengan pemilu 2014. Bahkan, ada beberapa partai yang elektabilitasnya justru menurun.
"Partai lainnya masih stagnan," ujar Rully.
Partai Gerindra sedikit mengalami penurunan elektabilitas dari 11,81 persen sekarang hanya 11,4 persen. Partai Demokrat menurun drastis dari 10,19 persen, sekarang menyisakan 6,2 persen.
Penurunan suara juga terjadi pada PKB dari 9,04 persen menjadi 6,0 persen. Partai NasDem semula 6,72 persen sekarang hanya 4.2 persen. PKS dari 6,79 persen sekarang menjadi 3,8 persen.
PPP juga mengalami kemunduran hanya menyisakan 3,5 persen dari awalnya 6,53 persen. PAN dari 7,59 persen menjadi 2,0 persen. Perindo sebagai partai baru memiliki suara 3 persen. Serta, Hanura anjlok ke angka 0,7 persen dari 5,26 persen.
Rully menerangkan bahwa data ini masih dapat berubah. Pasalnya, gelaran pemilu baru akan dilaksanakan beberapa bulan mendatang, sehingga memungkinkan partai politik untuk membuat terobosan guna menaikan pamornya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022