Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 November 2019 | 16.36 WIB

Puan Ceritakan 20 Tahun Perjuangan PDIP Dapat Kursi Ketua DPR

Ketua DPP PDIP Puan Maharani saat memberikan sambutan dalam Sekolah Partai Pimpinan Dewan tingkat provinsi dan kabupaten atau kota se-Indonesia Gelombang I di Wisma Kinasih, Depok, Jumat (22/11). (Istimewa) - Image

Ketua DPP PDIP Puan Maharani saat memberikan sambutan dalam Sekolah Partai Pimpinan Dewan tingkat provinsi dan kabupaten atau kota se-Indonesia Gelombang I di Wisma Kinasih, Depok, Jumat (22/11). (Istimewa)

JawaPos.com - Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menceritakan bagaimana perjuangan partainya hingga bisa mendapat jatah kursi Ketua DPR RI. Menurut dia, kunci kesuksesan partai ditentukan dari kesabaran setiap kader dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Hal ini disampaikan Puan saat memberikan sambutan dalam Sekolah Partai Pimpinan Dewan tingkat provinsi dan kabupaten atau kota se-Indonesia Gelombang I di Wisma Kinasih, Depok, Jumat (22/11). Di hadapan 102 pimpinan DPRD tingkat provinsi, kabupaten dan kota, Puan meminta mereka untuk bersabar dalam berjuang di jalan politiknya.

"Acara ini bukan merupakan hanya acara seremonial berkumpulnya lembaga pimpinan legislatif. Namun juga bagaimana kita ke depan untuk meraih cita-cita dan tugas-tugas yang sama secara kepartaian untuk bisa mengawal bersama rakyat," kata Puan.

Putri Presiden RI kelima itu menyampaikan, keberhasilan PDIP diraih melalui proses panjang dan pahit. Sebagai contoh ketika PDIP memenangkan pemilu 2014, partai tak berhasil menduduki kursi Ketua DPR RI.

Begitu pula dengan Pemilu 1999, PDIP merupakan partai pemenang dan telah mendudukkan Megawati Soekarnoputri sebagai wakil presiden dan dilanjutkan sebagai presiden. Lalu, Taufieq Kiemas pernah menjabat Ketua MPR. Namun, kursi Ketua DPR RI masih tak tersentuh oleh PDIP.

Dari informasi yang didapatnya dari Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto bahwa PDIP nyaris mendapatkan kursi pimpinan DPR RI. Hanya saja, ada pihak lain yang menjegal PDIP secara tidak etis.

"Jadi bayangkan dari 1999, baru punya ketua DPR itu sekarang di 2019 walaupun sebenarnya hak ketua DPR itu disusun 2014. Jadi memang untuk bisa sampai di sini itu, kita harus sabar dan berjuang terus-menerus," kata Puan.

"Bayangkan baru kali ini PDIP meniadi ketua DPR, jadi sejarah panjang. Ada yang diambil haknya, ada yang dibohongi, tadi Ibu Ketum (Megawati) mengatakan bahwa dia itu sudah penuh dengan penderitaan, pengkhianatan, dan lain-lain," tambah cucu Proklamator RI Bung Karno itu.

Puan sendiri melihat perjuangan Megawati begitu pilu. Selama 45 tahun sebagai saksi hidup, Puan melihat sang ibu jatuh dan bangun dalam mempertahankan prinsip-prinsip yang dianggapnya benar. "Jadi memang sampai sini enggak gampang," jelasnya.

Lebih lanjut, mantan Menko PMK itu menerangkan, perjuangan panjang PDIP dalam berpolitik juga terlihat dari sejarah yang terjadi di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat. Sebab, rumah tersebut pernah menjadi tempat tinggal pejabat negara dengan mobil dinas RI 1 sampai RI 6.

RI 1 merupakan mobil dinas presiden, saat itu PDIP menempatkan Megawati pada 2001. Beberapa tahun sebelumnya Megawati juga mengenakan mobil dinas RI 2 sebagai wakil presiden pada 1999. Sedangkan untuk RI 3 digunakan oleh Taufik Kiemas selaku suami Megawati yang saat itu menjadi presiden.

Kemudian RI 4 juga masih digunakan oleh Taufik Kiemas saat Megawati masih menjadi Wakil Presiden. Selanjutnya RI 5 juga digunakan oleh Taufik Kiemas yang menjabat Ketua MPR RI periode 2009-2014. Dan terakhir RI 6 adalah mobil dinas Puan Maharani selaku Ketua DPR RI.

"Ini sejarah paling komplet di republik, walaupun perjuangannya itu panjang," pungkas Puan.

Editor: Fadhil Al Birra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore