
Ilustrasi. Karikatur Jokowi Ma
JawaPos.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menargetkan pada 2045 mendatang Indonesia bisa masuk 5 besar negara ekonomi terkuat di dunia. Pendapatan rakyatnya Rp 320 juta per kapita per tahun. Serta angka kemiskinan bisa ditekan hingga 0 persen.
Untuk mewujudkan cita-cita itu, Jokowi menilai harus ada inovasi baru. Sehingga tidak hanya cara-cara lama yang digunakan untuk menyelesaikan persoalan bangsa.
"Dalam dunia yang penuh risiko dan sangat dinamis juga kompetitif, kita harus terus mengembangkan cara-cara baru, nilai-nilai baru. Jangan sampai kita terjebak dalam rutinitas yang monoton," kata Jokowi dalam pidato pertamanya usai dilantik sebagai Presiden di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10).
Jokowi juga mengenang tahun pertamanya menjadi seorang Presiden pada 2014 lalu. Saat itu dia mengundang masyarakat untuk halalbihalal, dan protokol meminta dia untuk berdiri di titik yang sudah ditentukan. Dia pun menurutinya.
Setahun kemudian dia kembali menggelar acara serupa. Lagi-lagi protokol menempatkan dia di titik yang sama. Sontak dia bereaksi kepada Mensesneg, Pratikno untuk segera beranjak dari titik tersebut.
"Kalau kita tidak pindah, akan jadi kebiasaan. Itu akan dianggap sebagai aturan dan bahkan nantinya akan dijadikan seperti undang-undang. Ini yang namanya monoton dan rutinitas," ucap Jokowi.
Atas dasar itu, Jokowi.meminta agar seluruh pejabat di pemerintahannya mau mendobrak rutinitas yang terus menerus berulang. Harus ada peningkatan produktivitas. Jangan lagi berorientasi hanya kepada proses, tapi harus pula mementingkan hasil nyata juga.
Lebih lanjut, Jokowi berpesan kepada seluruh menterinya agar tidak hanya bertugas sebagai membuat dan melaksanakan kebijakan. Namun pemerintah harus mampu memastikan masyarakat menikmati pelayanan dan hasil pembangunan.
"Kalau ditanya, jawabnya 'program sudah terlaksana pak' tetapi, setelah dicek di lapangan, setelah saya tanya ke rakyat, ternyata masyarakat belum menerima manfaatnya," imbuh Jokowi.
"Karena itu, Jokowi menegaskan tidak mau birokrasi kedepan itu hanya melakukan tugas-tugas monoton dan sekedar meneruskan rantai pekerjaan saja.
"Jadi birokrasi itu pekerjaannya jangan hanya sending-sending saja. Saya minta dan akan saya paksa bahwa tugas birokrasi adalah making delivered. Tugas birokrasi itu menjamin agar manfaat program dirasakan oleh masyarakat," pungkasnya.
Sebelumnya, Jokowi menargetkan cita-cita jangka panjang. Yakni, pada 2045 mendatang, Indonesia harus sudah masuk dalam daftar 5 besar ekonomi dunia. Serta angka kemiskinan bisa terus dikurangi.
"Mimpi kita di tahun 2045, produk domestik bruto Indonesia mencapai USD 7 triliun. Indonesia sudah masuk 5 besar ekonomi dunia dengan kemiskinan mendekati nol persen," ujarnya.
Jokowi menerangkan, pada 2045 mendatang juga tepat satu abad usia Indonesia. Oleh karena itu menurut dia sudah sepatutnya bangsa ini melesat tinggi di kancah internasional.
Rakyat harus bisa keluar dari pendapatan kelas menengah. Indonesia sudah saatnya menjadi negara maju dengan pendapatan Rp 320 juta per kapita per tahun atau pendapatan Rp 27 juta per kapita per bulan. Target ini harus menjadi fokus utama seluruh komponen bangsa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022