
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid menyebut banyak kasus persekusi terhadap ulama pada era Jokowi.
JawaPos.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mempertanyakan pernyataan Jokowi yang menyebut tidak ada kriminalisasi ulama selama 4 tahun dirinya memimpin. PKS menilai banyak kasus-kasus yang menyangkut kriminalisasi terhadap ulama pada era Jokowi.
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid (HNW) lantas mencontohkan Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, serta kasus pidana yang dituduhkan kepada Ketua PA 212, Slamet Marif.
"Ini udah jelas banget. Beliau (Habib Rizieq dan Slamet Ma'arif) dipersekusi," kata HNW dalam acara diskusi yang bertajuk 'Politik Agama Era Jokowi? di Sekretariat Nasional Prabowo-Sandi, Jalan Hos Cokraminoto, Jakarta Pusat, Selasa (19/2).
Namun, kata HNW, keadilan hukum justru terjadi sebaliknya. Dia mencatat, banyak pihak yang dianggap penghina agama dan tokoh agama
yang sampai sekarang masih belum diproses secara hukum.
"Ada yang secara transparan menghina agama, tokoh agama. Pak Jokowi bilang laporkan saja. Itu (penghina agama) sudah di laporkan," tuturnya.
Namun sayangnya, kata HNW, laporan yang berasal oleh berbagai pihak belum ada yang ditindak. Dia tidak mengetahui secara pasti mengapa laporan-laporan tersebut selalu mandek.
"Berkali-kali banyak yang melaporkan, Fadli Zon, BPN, partai saya juga melaporkan. Berbagai hal yang menistakan agama, tokoh agama.
Tapi terkait kriminalisasi, maupun pelecehan dan perbuatan tidak menyenangkan tidak ada kelanjutannya," pungkasnya.
Sebelumnya, capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) menampik isu mengenai kriminalisasi ulama. Dia mempertanyakan ulama mana yang
dia kriminalisasikan.
"Isu kriminalisasi ulama, ulamanya mana yang dikriminalisasi? Siapa? Suruh sebutkan siapa kriminalisasi yang mana? Tiap hari saya
bareng ulama, tiap minggu saya ke pesantren, sekarang cawapres kita topnya ulama Indonesia, Ketua MUI," kata Jokowi saat menghadiri
Apel Siaga Pemenangan Partai NasDem Jawa Timur dan Pengukuhan Komando Strategi Nasional (Kostranas) NasDem yang berlangsung di Jatim Expo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (28/10).

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
