JawaPos Radar

Netizen Heboh ILM Bikinan Kominfo, PKB: Itu Bukan Kampanye

12/09/2018, 19:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
Netizen Heboh ILM Bikinan Kominfo, PKB: Itu Bukan Kampanye
Iklan pemerintah di bioskop. (istimewa)
Share this

JawaPos.com - Sebuah iklan layanan masyarakat (ILM) yang diproduksi oleh Kementerian Komunikasi dan Informastika (Kominfo) mendadak viral di sosial media. Iklan yang ditayangkan di bioskop sebelum film diputar itu berisikan sosialisasi capaian kinerja pemerintah.

Sebuah akun Twitter dengan nama @nynazka merasa ILM tersebut merupakan 'iklan Jokowi'. Dia pun merasa waktunya terbuang cuma-cuma untuk melihat capaian kinerja pemerintah dalam kemasan iklan tersebut.

"Barusan nonton di bioskop cinema XXI... tolooong kembalikan 3 menit saya yang terbuang percuma gara2 pas lagi asik2 nonton thriller film2 eh tiba2 ADA IKLAN JOKOWI," tulis @nynazka pada 9 September lalu.

Adapun iklan yang menjadi sorotan itu muncul sebelum penayangan film di bioskop. Iklan tersebut memperlihatkan proses pembangunan sejumlah bendungan diikuti dengan testimoni seorang petani tentang manfaat bendungan itu.

Video tersebut ditutup dengan kutipan dari Jokowi diikuti dengan tagar atau hashtag #MENUJUINDONESIAMAJU. Terakhir muncul logo Kominfo sebagai penyedia ILM.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin Abdul Kadir Karding menegaskan ILM bukanlah kampanye. Pemerintah, siapapun yang berkuasa, berkewajiban menyampaikan capaian kinerjanya kepada masyarakat.

"Suatu kewajiban pemerintah itu melaporkan dan sosialisasikan kinerjanya," ujar Karding

Justru akan aneh jika pemerintah tidak menyampaikan capaian kinerjanya, termasuk melalui ILM. Karding menjelaskan, masyarakat berhak mengetahui keberhasilan pemerintah yang mereka pilih di pemilu.

"Coba bayangkan kalau pemerintah saja sudah dilarang untuk sosialisasikan kinerjanya. Itu sudah bahaya. (Jadi) ini supaya masyarakat tahu. Itu juga tanggungjawab moral dan politik kepada rakyat," pungkasnya.

(gwn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up