
Anies Baswedan, Prabowo Subianto dan Sudirman Said saat berbincang membahas pilkada serentak.
JawaPos.com - Langkah Anies Baswedan menuju gelanggang Pilpres 2019 sudah semakin dekat. Kursi Gubernur DKI yang belum genap setahun dijabat bakal ditinggalkan. Karena Mantan mendikbud era Jokowi itu bakal mendampingi Prabowo melawan Jokowi yang sudah mengantongi 5 nama cawapresnya.
Penasihat Ketua Umum Partai Gerindra, Sudirman Said mengatakan, saat ini PKS sudah setuju bahwa cawapres Prabowo Subianto adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Sehingga artinya bukan diambil dari internal PKS.
"Iya (nama Anies menguat) sebagai cawapres. Semua juga menyebut, termasuk PKS," ujar Sudirman Said di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (11/7).
Menurut mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini, komunikasi antara Gerindra, PKS dan Partai Amanat Nasional (PAN) juga telah mempersiapkan kombinasi pasangan capres dan cawapres.
Misalnya skenario pertama adalah duet antara Prabowo-Gatot Nurmantyo, Gatot Nurmantyo-Anies, Prabowo-Anies dan Prabowo-Ahmad Heryawan. Empat skenario kombinasi ini dinilai baik dalam komunikasi tiga partai tersebut.
"Karena kalau enggak ada opsi malah stuck, tapi kalau ada opsi kan semua muncul dengan argumen dan keputusan baik," katanya.
Sudirman Said juga mengklaim, tiga elite parpol yang selama di pilkada serentak kemarin sudah sering bersama-sama sudah kompak menjadikan Prabowo Subianto sebagai capres. Sehingga ke depan tinggal menentukan nama cawapresnya saja.
"PAN sudah katakan siapapun capresnya akan bersama-sama, dan PKS juga sama. Sejauh ini penerimaan masyarakat paling kuat adalah Prabowo," katanya.
Sudirman juga mengaku yakin negosiasi antara tiga partai itu akan berjalan baik. Bahkan semuanya mengedepankan pada musyawarah. Sehingga koalisi tersebut bisa berjalan dengan baik kedepannya.
"Hubungan ketiga parpol itu akan membawa suasana baik, saya enggak punya kekhawatiran masing-masing akan ngotot dengan yang diinginkan," pungkasnya,

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
