
Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno memilih bungkam dan tak mau berkomentar terkait aksi ribuan mahasiswa UIR yang menuntut Jokowi mundur.
JawaPos.com - Mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Riau (UIR) menuntut Presiden Joko Widodo mundur dari jabatannya. Permintaan ini disuarakan pada aksi demontrasi di depan Gedung DPRD Riau, Senin (10/9).
Menanggapi itu Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres) Sandiaga Salahuddin Uno enggan berkomentar sedikitpun. Ia memilih mengabaikan hal itu dan tak mau menanggapinya.
"Saya enggak berkomentar (soal itu)," ujar Sandi di Ancol Beach Mall, Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (11/9).
Bungkamnya Sandi bukan tanpa alasan, ia hanya menghindari hal-hal yang dapat menjadi kontroversi. Sebab ia mengharapkan marwah demokrasi bisa tetap dijaga.
Diketahui, demonstrasi mahasiswa UIR sendiri berlangsung cukup ramai. Peserta diperkirakan mencapai 3.000 orang. Mereka mengenakan almamater berwarna biru tua itu, tiba di gedung rakyat sekitar pukul 14.30 WIB.
Mereka datang dengan spanduk besar berupa kain putih bertuliskan 'Turunkan Jokowi' yang ditulis dengan cat semprot warna merah. Selain itu, mereka membawa boneka pocong dengan foto Jokowi.
Setibanya di depan gerbang kantor DPRD Riau, massa aksi sudah ditunggu oleh aparat kepolisian yang berjaga. Namun, aparat tak bisa berbuat apa-apa saat massa memaksa masuk ke halaman DPRD.
Setelag berhasil meringsek masuk, massa mengantungkan pocong itu di sebuah tiang di kantor DPRD Riau. Sementara Bendera Merah Putih mereka turunkan setengah tiang. Tampak pocong tersebut tergantung di tiang itu. Sekitar 15 menit di luar gedung, mereka memaksa masuk ke dalam gedung.
Sempat terjadi aksi saling dorong antara massa dengan polisi dan Satpol PP. Meski begitu, massa berhasil masuk ke dalam gedung sambil membawa serta pocong Jokowi ke dalam gedung rapat paripurna.
Koordinator Lapangan, Guntur Yurfandi mengatakan, selain meminta Jokowi mundur, ada tiga tuntutan lain yang mereka suarakan pada sore ini.
"Pertama, stabilkan perekonomian bangsa. Kemudian selamatkan demokrasi Indonesia dan ketiga usut tuntas kasus korupsi PLTU Riau 1," ujarnya, Senin (10/9).

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
