Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 September 2018 | 05.35 WIB

Soal Gerakan #2019GantiPresiden, Begini Kata Yenny Wahid

Yenny Wahid saat diwawancarai awak media - Image

Yenny Wahid saat diwawancarai awak media

JawaPos.com - Putri kedua presiden ke-4 Indonesia Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid ikut angkat suara soal polemik penolakan gerakan #2019GantiPresiden. Bagi aktivis Islam ini, gerakan itu tak seharusnya dipersoalkan.


"Semua orang yang ingin menyampaikan aspirasi asal dalam koridor dan tidak menghujat, tidak mencaci, tidak memaki silahkan saja. Asal tidak masuk dalam ujaran kebencian. Apalagi menggunakan kekerasan itu tidak boleh," kata Yenny di bilangan Jakarta Selatan, Senin (10/9).


Menurutnya, aspirasi apapun diperbolehkan disampaikan di ruang publik. Sehingga, kata dia, nantinya para pelaku politik juga dapat memberikan edukasi juga terhadap masyarakat luas.


"Nanti publik yang menilai, kita punya kewajiban untuk mengedukasi publik agar bersikap kritis dan berfikir kritis, kalau pakai tagar ini ya itu namanya pertarungan tagar," ungkapnya.


Lebih lanjut, Yenny berpendapat, gerakan tagar #2019GantiPresiden dinilainya bukan bagian dari makar. Sebaliknya, selama aspirasi dalam kegiatan gerakan itu dilakukan dengan benar, maka gerakan itu hanya bagian dari demokrasi.


"Ketika ajakannya tidak mengganti presiden di tengah jalan itu tidak masalah. Kalau ingin mengganti presiden saat ini itu namanya makar," pungkasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore