alexametrics

Yasonna Buka Rahasia tentang Guru Politiknya

7 September 2015, 00:22:00 WIB

JawaPos.Com – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menhukham) Yasonna Laoly buka-bukaan tentang sosok yang menjadi mentornya dalam politik. Menurutnya, ada dua orang yang telah menjadi guru politiknya.

 

Yasonna menyampaikan pengakuannya itu saat menghadiri syukuran anugerah Bintang Mahaputera Utama untuk politikus senor PDI Perjuangan, Sabam Sirait di Jakarta, Minggu (6/9). Agustus lalu, Sabam memang menerima Bintang Mahaputera Utama dari negara yang diserahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Menteri asal PDI Perjuangan itu mengatakan, dua guru politiknya adalah Sabam Sirait dan almarhum Taufiq Kiemas. “Bang Sabam dan juga Pak Taufiq Kiemas adalah guru politik saya," kata Yasonna dengan nada suara haru.

Mestinya, kata Yasonna, negara menganugerahkan Bintang Mahaputera Utama untuk Sabam sejak dulu. Sebab, politikus pendiri PDI dan PDIP itu dikenal sebagai negarawan yang mencurahkan pikiran dan tenaga untuk bangsa dan negara.

Politikus senior PDI Perjuangan Sabam Sirait. Foto: dokumen JPNN.Com

Salah satu yang dipelajari Yasonna dari Sabam adalah konsistensi. "Bang Sabam adalah politikus  yang setia dan konsisten,” ucapnya.

Yasonna menambahkan, Sabam merupakan politikus yang pantas diteladani karena memegang teguh prinsip di tengah hiruk pikuk politik. Namun, Bang Sabam -demikian Yasonna menyebut seniornya di politik itu- tetap lentur dalam bergaul.

Sikap Sabam yang teguh memegang prinsip tapi lentur dalam bergaul itu membuatnya menjadi tokoh lintas generasi. Mantan sekretaris Partai Kristen Indonesia (Parkindo) itu sudah dikenal sebagai politikus di era Bung Karno. Kemudian mendirikan PDI di era Soeharto.

Sabam juga pernah duduk di Dewan Pertimbangan Agung (DPA). Selama beberapa periode, Sabam juga duduk di DPR/MPR.

Ia tetap eksis di era Presiden Megawati Soekarnoputri, era Susilo Bambang Yudhoyono, dan menjadi tokoh yang mendorong Joko Widodo maju di pemilu presiden.  “Sabam Sirait telah mewariskan teladan yang sangat bermanfaat bagi anak-anak bangsa,” kata Yasonna menyanjung ayah politikus PDIP Maruarar Sirait itu.

Pujian untuk sabam juga datang dari mantan hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Maruarar Siahaan. Pria yang kini menjadi Rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI) itu menyebut Sabam telah mewariskan catatan penting bagi generasi selanjutnya.

Karenanya, kata Maruarar menegaskan,  Sabam bukanlah milik satu kelompok saja. “Pak Sabam adalah milik rakyat Indonesia,” sebutnya.

Sedangkan Sabam saat berbicara di acara itu lebih banyak memberikan nasihat tentang pentingnya kejujuran. Menurutnya, jika Indonesia mau melampaui kemajuan yang ditorehkan Singapura, Korea Selatan atau bahkan Jepang, maka kuncinya adalah jujur. “Kejujuran adalah modal utama dalam membangun bangsa dan negara,” ujarnya.(ara/JPG)

Editor : ayatollah

Saksikan video menarik berikut ini:

Yasonna Buka Rahasia tentang Guru Politiknya