alexametrics

Dihadiri Eggy Sudjana, Masyumi Reborn Bentuk Panitia Pendirian Partai

7 Maret 2020, 22:59:33 WIB

JawaPos.com – Forum silaturahmi keluarga besar dan pencinta Masyumi bertajuk ‘Masyumi Reborn’ digelar di Aula Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia (DDII), Jakarta, Sabtu (7/3). Dalam forum ini, dibentuklah Panitia Persiapan Pendirian Partai Islam Ideologis (P4II) dengan kepengurusan di seluruh wilayah di Indonesia.

Dilansir dari Antara, sejumlah tokoh menghadiri forum ini. Antara lain, mantan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, mantan penasihat KPK Abdullah Hehamahua, mantan Staf Khusus Wapres Laode M Kamaludin, mantan Menteri Kehutanan MS Kaban, pengacara Eggy Sudjana, dan Sri Bintang Pamungkas.

Dalam kesempatan tersebut, Bachtiar Chamsyah mengingatkan, pendirian partai harus memperhatikan tata kelola kepartaian. Terutama dalam memilih pemimpin.

“Jangan melakukan kongres, pimpinlah oleh alim ulama, dikumpulkan cendekiawan, dia menyeleksi (pengurus). Kalau membuka ruang kongres, enggak lama nasibnya,” katanya.

Sementara itu, Laode menuturkan, kebangkitan Masyumi ini harus sarat talenta dan keteladanan. Sehingga bisa diterima oleh generasi milenial.

Ketua Panitia ‘Masyumi Reborn’ Jeffry Ahmad. (Antara Photo)

MS Kaban berharap, kebangkitan Masyumi bisa mengembalikan semangat kebersamaan dan solidaritas dalam membangun bangsa dan negara. Ketua Panitia ‘Masyumi Reborn’ Jeffry Ahmad mengatakan, P4II yang dibentuk bertugas menyiapkan pengurus di setiap daerah.

“Kebetulan saya di DKI,” katanya.

Dia mengakui, proses pendirian partai ini masih panjang. “Tapi Alhamdulillah animonya bagus. Menurut laporan dari among tamu depan, yang menulis pendaftaran sekitar 500 orang,” katanya.

Partai baru ini diharapkan dapat mengakomodasi umat Islam yang selama ini belum masuk ke partai tertentu. “Kenapa ini Masyumi kita angkat? Karena sejarah itu jelas membuktikan partai politik yang betul-betul berpolitik dengan santun adalah Partai Masyumi,” katanya seraya menyebut nama partai belum diputuskan.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Antara



Close Ads