
Ketua DPR Puan Maharani. Foto: Dery Ridwansah/ JawaPos.com
JawaPos.com - Beredar video berdurasi 07.00 detik di media sosial saat Ketua DPR Puan Maharani mematikan mikrofon Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Irwan dalam rapat pengesahan RUU Omnibus Law Cipta Kerja. Saat itu, Irwan sedang memberikan interupsi terkait penolakannya terhadap Omnibus Law yang kini sudah sah menjadi Undang-Undang.
Menanggapi hal tersebut, Politikus Partai Demokrat Rachland Nashidik menegaskan bahwa apa yang dilakukan oleh Puan Maharani adalah perbuatan menghalang-halangi wakil rakyat dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
"Perbuatan Puan Maharani yang mematikan mikrofon saat wakil rakyat dari Fraksi Partai Demokrat menyampaikan pendapatnya adalah contempt of parliament (penghinaan terhadap parlemen-Red)," ujar Rachlan kepada JawaPos.com, Selasa (6/10).
Namun demikian, Rachland mengaku pesimistis perbuatan Puan Maharani tersebut akan diberikan sanksi tegas. Rachland menduga, perbuatan tidak terpuji Puan tersebut akan ditoleransi karena ada pihak-pihak tertentu yang melindunginya.
Meski demikian, Rachland menuturkan bahwa apa yang dilakukan Puan sudah bisa dinilai sendiri oleh jutaan khalayak setelah video tersebut viral di media sosial.
"Sudah pasti dengan berbagai alasan, terutama dari pihak yang berkuasa. Tindakan Puan itu tak bakal bisa diganjar hukuman. Namun, cukuplah rakyat mencatat dalam ingatannya bahwa perbuatan Puan memalukan, melecehkan dan sewenang-wenang," pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
