
Photo
JawaPos.com - Pendiri Lingkaran Survei Indonesia (LSI ) Denny JA mengatakan, modal pemikiran saja tidak cukup untuk membangun bangsa ini. Karena dibutuhkan juga kemampuan dan kecerdasan finansial dibutuhkan supaya mandiri di ruang publik.
"Kemampuan dan kecerdasan finansial sangat dibutuhkan untuk mempunyai dana ekstra jika ingin aktif mandiri di ruang publik. Menjadi pemimpin itu modal intelektual saja tidak cukup," ujarnya dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com, Sabtu (3/10).
Denny mengaku sumbangsih pemikiran yang selama ini dilakukannya terinspirasi dari para pendiri bangsa.
“Saya terinspirasi oleh generasi the founding fathers seperti Soekarno, Hatta, Sutan Syahrir, dan Soetomo. Mereka itu wujud dari apa yang disebut Plato dengan philosopher king. Dalam bahasa populernya, wujud dari pemimpin pemikir, dan pemikir pemimpin," paparnya.
Sebelumnya, diketahui, seoranga Jurnalis senior Satrio Arismunandar menjelaskan, Denny JA adalah salah satu potret intelektual paling lengkap, dan paling kaya dimensi. Karena latar belakanganya sebagai akademisi, penulis populer, aktivis, politikus, pengusaha, dan pembuat film. Ia juga merupakan founding father konsultan politik Indonesia. Denny mengawinkan politik praktis dan ilmu pengetahuan.
"Denny menjadi konsultan politik pertama dalam sejarah dunia yang ikut memenangkan pemilu presiden empat kali berturut-turut, 2004, 2009, 2014, 2019," paparnya.
Di bidang ini, Denny mendapatkan penghargaan internasional TIME Magazine di tahun 2015, bersama Barack Obama hingga Justine Bieber. Ia memecahkan Guiness World Record bidang pendidikan politik 2018. Juga dari Twitter Inc sebagai the World Golden Tweet di 2009, no 2.
Kedua, di dunia sastra. Denny JA membawa tradisi baru puisi, yang disebutnya puisi esai. Ini gabungan puisi dan makalah ilmiah. Puisi historical fiction yang bercatatan kaki. Kini penulis puisi esai meluas tak hanya di 34 provinsi Indonesia tapi ke Asia Tenggara.
Denny juga piawai dalam berbisnis. Terbukti dari seorang aktivis kere di tahun 1980-an, kini Denny menjelma menjadi pengusaha miliarder. Selain itu, kata Satrio, Denny juga tercatat sebagai pengusaha kuliner dengan restonya, Bunga Rampai, mendapat penghargaan Adikarya 2019.
"Sebagai penulis, Denny sudah menulis 55 judul buku. Tak nanggung pula, Denny menulis buku untuk tema yang beragam, mulai dari politik, ekonomi, psikologi, filsafat, agama, sastra hingga film," pungkasnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
