
Ketua DPD Terpilih La Nyala Mahmud Mataliyi berpidato usai pengambil Sumpah Pimpinan DPD RI oleh Ketua Mahkamah Agung, Hatta Ali dalam Sidang Paripurna DPD RI di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (2/10/2019). Sidang Paripurna D
JawaPos.com - La Nyalla M Matalitti terpilih sebagai Ketua DPD RI Periode 2019-2024. Senator asal Jawa Timur itu dipilih melalui proses voting pada Sidang Paripurna Pemilihan Ketua DPR RI di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (1/10).
Dalam proses voting itu, La Nyalla bersaing dengan Senato Maluku Nono Sampono, Senator Kalimantan Timur Mahyudin, dan Senator Bengkulu Sultan Bachtiar. Tercatat ada 134 senator yang memberikan suaranya di proses pemilihan ketua itu.
Dalam penghitungan suara tersebut, La Nyalla meraih sebanyak 47 suara, disusul Nono Sampono 40 Suara, Mahyudin 27 Suara dan Sultan Bactiar Najamudin 18 dan suara, abstain 1 suara.
Diketahui, La Nyalla lahir dengan nama lengkap La Nyalla Mahmud Matalitti. Ia lahir dari keluarga akademisi. Ayahnya Mahmud Mattalitti, merupakan dosen Fakultas Hukum Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jawa Timur.
Sedangkan kakeknya, Haji Mattalitti, merupakan seorang saudagar besar asal Bugis, Sulsel, yang cukup berpengaruh di Surabaya, Jawa Timur. Jiwa wirausahawan itu kemudian diteruskan oleh pria Pria kelahiran 10 Mei 1959 itu yang sebelumnya pernah bekerja serabutan. Hingga akhirnya berhasil menduduki Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Jawa Timur.
Popularitas La Nyalla makin moncer ketika berkiprah di PSSI. Ia sukses menjabat sebagai Ketua Umum PSSI periode 2015 - 2016, sebelum akhirnya lengser.
La Nyalla juga pernah terjerat kasus dugaan korupsi yang menjerat La Nyalla. Ia diduga menyelewengkan dana hibah Pemerintah Provinsi Jawa Timur tahun 2011 - 2014 saat menjadi pengusaha dan sebagai Kadin Jatim.
Namun, majelis hakim memvonis bebas Ketua Pemuda Pancasila Jatim itu, dalam persidangan yang digelar Pengadilan Tipikor pada 27 Desember 2016.
Pada Januari 2018, La Nyalla kembali jadi sorotan publik setelah ia terlibat konflik dengan Partai Gerindra, terkait isu mahar politik sebesar Rp 40 miliar untuk pencalonan dirinya sebagai Calon Gubernur Jawa Timur.
Tak lama kemudian setelah keluar dari Gerindra, Dia mendaftar menjadi caleg DPD RI dan bersaing dengan 29 nama bakal calon lainnya untuk memperebutkan empat kursi senator yang mewakili daerah pemilihan Jawa Timur.
La Nyalla pun berhasil meraih lebih dari 2,2 juta suara pemilih pada Pemilu Anggota DPD 2019 di Daerah Pemilihan Jatim. Berdasarkan data salinan yang diperoleh dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur, La Nyalla mendapatkan total 2.267.058 suara.
Raihan tersebut menempatkan mantan Ketua Umum PSSI itu duduk di peringkat kedua setelah Evi Zainal Abidin yang meraup 2.416.663 suara.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Aris Sebut Dua Apartemennya Dipakai Endah Fitrianingsih dan Malik Bawazier Berselingkuh
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022