
Photo
JawaPos.com - Pendiri sekaligus Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) yang pertama Profesor Jimly Asshiddiqie menuturkan keprihatinnya soal berbagai kontroversi yang muncul selepas perhelatan Pilpres. Karena itu ia meminta agar tidak ada lagi demo-demo soal pilpres.
“Saran saya, sebaiknya kita kurangi dulu demo-demo dan opini-opini baik di darat maupun di udara, sambil menunggu keputusan resmi dari KPU," ujar Jimly, Selasa (2/5)
Jimly juga mengingatkan, secara hukum, negara kita juga sudah memiliki mekanisme yang sudah diatur oleh undang-undang. Karena itu jika ada sengketa terkait pelaksaan Pilpres maupun Pileg.
“Biarkan lah pihak-pihak resmi yang bekerja mempersiapkan diri (untuk kemudian) bersengketa dengan segala bukti yang diyakini oleh masing-masing pihak, kalau ternyata nanti masih ada perbedaan pendapat," tuturnya.
Mantan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang pada Pemilu kemarin mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI ini menegaskan, hal tersebut perlu dilakukan agar demokrasi di Indonesia bisa terlembagakan.
Beliau juga mengajak rakyat pemilih agar kembali ke urusan masing-masing, karena sesungguhnya pemilu sudah selesai meski secara formal hasilnya belum dinyatakan.
"Kita sama-sama harus bersabar. Beri kesempatan (agar) semua berproses (secara) resmi saja," paparnya.
Meski demikian, Jimly tetap optimis bahwa tidak akan terjadi keributan apapun pasca pengumuman resmi KPU sebagaimana yang dikhawatirkan banyak pihak.
“Insya Allah tidak akan terjadi apa-apa yang menghawatirkan pasca pemilu. Ini bagian dari pendewasaan berdemokrasi," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
