Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 April 2019 | 20.32 WIB

BPN Bantah Kerahkan Massa untuk Hadang Rombongan Ma'ruf di Madura

Cawapres nomor urut 01 Ma - Image

Cawapres nomor urut 01 Ma

JawaPos.com - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, Ma'ruf Amin belum lama ini mendapat perlakuan tidak menyenangkan. Saat datang ke Madura, Jawa Timur, mobilnya dihadang oleh sekelompok masyarakat yang mengenakan atribut Prabowo-Sandi.

Menanggapi itu, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ahmad Muzani menyesalkan kejadian ini. Seharusnya tidak ada peristiwa penghadangan seperti ini kepada kandidat manapun.

"Menurut saya jangan sampai menghadang-hadang itu kan kurang pas," ujar Muzani di komplek DPR RI Senayan Jakarta, Selasa (2/4).

Muzani menuturkan, dalam negara demokrasi, perbedaan itu hal yang wajar terjadi. Namun, perbedaan tersebut tidak bisa menjadi pembenaran untuk menangganggu aktivitas orang lain.

"Demokrasi itu dengan segala macam perbedaanya ya kita harus menghargai perbedaan itu, jangan mengganggu yang lain," imbuhnya.

Di sisi lain, Sekjen Partai Gerindra itu memastikan jika di koalisinya tidak pernah memerintahkan pendukungnya untuk menghadang pihak lawan. "Kita nggak pernah melakukan mobilisasi apa," pungkas Muzani.

Sebelumnya, saat rombongan Ma'ruf hendak menuju Sumenep Jawa Timur, Senin (1/4) untuk melakukan haul sekaligus ziarah ke makam kiai Zuhro dihadang sejumlah massa. Kelompok ini menggunakan atribut Prabowo-Sandi. Mereka juga mengacungkan salam dua jari, khas milik pendukung 02.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore