Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Maret 2021 | 21.48 WIB

UTBK-SBMPTN di Tengah Pandemi, Tes Kompetensi Akademik Diujikan Lagi

Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang pertama di Kampus Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta, Cinere, Depok, Jawa Barat, Senin (6/7/2020). UTBK 2020 dibagi dua gelombang, pertama 5-14 Juli 2020 dan kedua 20-29 Juli 2020. Foto: De - Image

Peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) gelombang pertama di Kampus Fakultas Teknik UPN Veteran Jakarta, Cinere, Depok, Jawa Barat, Senin (6/7/2020). UTBK 2020 dibagi dua gelombang, pertama 5-14 Juli 2020 dan kedua 20-29 Juli 2020. Foto: De

JawaPos.com – Materi ujian tulis berbasis komputer (UTBK)-seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) tahun ini kembali seperti semula. Materi tes kompetensi akademik (TKA) bakal ikut diujikan lagi.

Seperti diketahui, tahun lalu TKA ditiadakan. Alasannya agar bisa memangkas waktu dan durasi berkumpulnya orang banyak saat tes berlangsung. Apalagi, saat itu tes diselenggarakan di awal-awal masa pandemi Covid-19.

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih mengungkapkan, tahun ini seluruh bidangnya sudah lengkap. Mulai tes potensi skolastik (TPS) hingga TPA.

TPS digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif siswa. Dalam TPS, yang akan diuji, antara lain, kemampuan penalaran umum, kemampuan kuantitatif, pengetahuan, dan pemahaman umum. Kemampuan kuantitatif akan mencakup pengetahuan dan penguasaan matematika dasar.

Pada TPS, sebagian soal disajikan dalam bahasa Inggris. Sementara itu, TKA akan mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah. Penekanan tes adalah pada higher order thinking skills (HOTS). ”Tesnya sudah disiapkan bersama-sama,” ujarnya. Termasuk untuk kesiapan soal.

Nasih memastikan bahwa soal UTBK-SBMPTN sudah rampung. Pihaknya telah membentuk tim independen yang khusus menyiapkan soal-soal untuk tes yang dijadwalkan pada 12 April 2021. ”Sifatnya rahasia. Bahkan ketua LTMPT juga nggak tahu soalnya seperti apa. Dan tidak perlu tahu juga ya,” tuturnya.

Soal tersebut, kata dia, akan diproses kembali untuk melakukan pengaturan mendekati waktu pelaksanaan. Hal itu juga dilakukan untuk menyiasati hal-hal yang tidak diinginkan bila soal telah ditetapkan lebih awal.

Persiapan lokasi ujian di 74 lokasi UTBK-SBMPTN juga telah dirampungkan. Menurut dia, sarana-prasarana sudah disurvei. ”Makanya, ada perbaikan juga. Intinya, kita sudah sangat siap untuk SBMPTN,” papar rektor Universitas Airlangga (Unair) tersebut.

Saat ini pihaknya tinggal menunggu pendaftaran para peserta. Terutama dari peserta seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) yang belum lolos. Dia mengimbau, siswa yang tidak lolos tak berkecil hati. Sebab, masih ada SBMPTN yang kuotanya jauh lebih besar. Yakni, 40 persen dari kuota masuk PTN.

Baca juga: Peserta Lolos SNMPTN Daftar Ulang dan Jangan Ikut SBMPTN

”Pendaftaran dari hari ke hari mengalami peningkatan. Saat ini sudah mendekati 200 ribu peserta. Ini masih akan meningkat setelah pengumuman SNMPTN,” ungkapnya.

UTBK-SBMPTN rencananya dilaksanakan dua gelombang dalam 14 hari. Gelombang pertama pada 12–18 April 2021 dan gelombang kedua 26 April–2 Mei 2021. Setiap hari akan ada dua sesi. Pengumuman bakal dilakukan pada 14 Juni 2021 pukul 15.00 WIB.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

https://youtu.be/46TphA-z8yI

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore