
Caption: Menko PMK Muhadjir Effendy dalam peninjauan vaksinasi di Pondok Pesantren Al-Muayyad Surakarta. (Istimewa)
JawaPos.com - Perguruan tinggi digadang-gadang mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas, unggul dan berdaya saing. Hal itu sejalan dengan fokus pemerintah saat ini, yaitu membangun sumber daya manusia (SDM) unggul.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy berpesan kepada para pimpinan perguruan tinggi agar tidak membatasi mahasiswa. Sebaliknya, mahasiswa harus diberikan ruang seluas-luasnya terutama dalam mencari sumber ilmu pengetahuan baru.
“Saya pesan kepada pimpinan, anak-anak jangan terlalu disekat dalam pengetahuan yang terbatas. Sebaiknya mereka diberi pintu-pintu agar mereka dapat pengetahuan di luar bidang studinya. Jangan sampai mereka jadi mahasiswa berkacamata kuda yang hanya tahu bidangnya saja,” tutur dia, Rabu (22/9).
Ia mengatakan bahwa mahasiswa harus diberi kesempatan agar kelak lulus bisa menjadi seorang yang profesional. Dalam arti, memiliki kemampuan menyelesaikan persoalan yang sangat sulit, bahkan tidak semua orang bisa melakukannya, tanpa bekal pengetahuan dan keterampilan yang tinggi.
Sebagai contoh, dokter adalah salah satu profesi paling tua di dunia. Untuk bisa menjadi dokter, seseorang harus mengikuti pendidikan sampai mendapat gelar sarjana kedokteran kemudian terjun langsung ke RS menjadi co-assisten dokter hingga lulus dan kompeten.
“Kalau pemerintah sekarang ini berusaha membangun SDM yang profesional, yaitu tenaga kerja yang mampu mengerjakan pekerjaan dengan tingkat kesulitan yang tinggi, maka salah satu harapannya adalah lulusan dari perguruan tinggi,” tegasnya.
Selain itu, mahasiswa juga harus dibekali kemampuan bahasa, teknologi informasi, serta pendidikan karakter yang kuat. Kemampuan bahasa sangat dibutuhkan agar lulusan perguruan tinggi nantinya dapat membangun koneksi yang luas hingga ke berbagai penjuru dunia.
“Bukan sekadar bahasa verbal tapi sebenarnya bahasa digital, bahasa coding yang harus juga dikuasai mahasiswa. Pesan Presiden jangan sampai ada mahasiswa yang lulus, buta terhadap teknologi digital, buta terhadap teknologi coding,” pungkas Muhadjir.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Jokowi Dikabarkan Deklarasi jadi Ketum PSI Awal November, KDM Disebut Ikut Pindah Gerbong
4 Faktor yang Membentuk Kepribadian Introvert Menurut Penjelasan Psikologi
5 Kiat Introvert Menjadi Pemimpin Tangguh Tanpa Harus Mengubah Sifat Alami
Kenaikan Target Bansos 2026: Kemensos Wajibkan Registrasi Ulang Wajah
Dari Proyek Televisi ke Liga Champions, Kisah Mirwan Suwarso dan Como 1907
KDM Dikabarkan Bakal Masuk PSI dan Duet dengan Gibran pada Pilpres 2029 Mendatang
Manajer Persipura Pasang Target Tinggi, Enam Poin Jadi Harga Mati di Dua Laga
Prediksi Skor Sevilla vs Osasuna: Los Rojillos Bidik Poin, Rekor Arrasate Jadi Ancaman!
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs PSM Makassar: Juku Eja Paksa Berbagi Poin!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022