
Muhadjir Effendy diperiksa KPK terkait kasus kuota haji. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Muhadjir Effendy, menyatakan penyelenggaraan ibadah haji pada 2024 menunjukkan sejumlah perkembangan positif dibandingkan pelaksanaan pada tahun-tahun sebelumnya. Pernyataan itu disampaikan Muhadjir saat memberikan kesaksian dalam kasus dugaan korupsi kuota haji di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (1/9).
Muhadjir dihadirkan sebagai saksi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk terdakwa dugaan korupsi kuota haji, salah satunya mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.
Menurut dia, terdapat berbagai pembenahan dan inovasi dalam tata kelola penyelenggaraan haji. Muhadjir yang pernah menjabat sebagai Menteri Agama ad interim itu mengakui pernah menyampaikan penilaian positif pada pelaksanaan haji 2024.
"Saya hanya secara umum saja bahwa tata kelolanya semakin membaik dibanding sebelumnya, kemudian ada inovasi-inovasi yang dilakukan sehingga banyak perbaikan," kata Muhadjir.
Ia menjelaskan, aspek keselamatan menjadi salah satu perhatian utama dalam penyelenggaraan ibadah haji. Hal tersebut juga menjadi perhatian Pemerintah Arab Saudi, terutama berkaitan dengan angka kematian jemaah.
Muhadjir menegaskan, keselamatan harus ditempatkan di atas aspek pelayanan lainnya. Setelah faktor keselamatan terpenuhi, pemerintah kemudian dituntut memastikan pelayanan kepada jemaah berjalan sebaik mungkin.
"Pertama tentu saja keselamatan. Keselamatan jemaah itu harus diprioritaskan, kemudian pelayanan, bagaimana supaya hajinya betul-betul baik, haji terbaik. Jadi keselamatan itu yang pertama," kata Muhadjir.
Dalam kesaksiannya, Muhadjir juga menerangkan posisi regulasi Indonesia dalam penyelenggaraan haji yang melibatkan Pemerintah Arab Saudi. Menurutnya, aturan yang diterapkan Indonesia harus menyesuaikan ketentuan yang berlaku di negara tersebut.
"Regulasi kita harus menyesuaikan dengan regulasi yang ada di Saudi," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
