
Photo
JawaPos.com - Koordinator Nasional Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan satuan pendidikan di beberapa daerah yang sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka. Berkaca dari hal tersebut, kata dia, ada baiknya kegiatan tatap muka tidak dilaksanakan terlebih dahulu.
"Pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebaiknya diteruskan sampai akhir tahun. Beberapa daerah melakukan pembukaan sekolah tatap muka di pertengahan November ini, berpotensi tidak akan efektif," ujarnya kepada JawaPos.com, Selasa (17/11).
Hal ini dikatakan Satriwan mengingat waktu penilaian akhir semester (PAS/UAS) tinggal sekitar 3 minggu lagi. Andaikata sekolah kembali tatap muka di sisa waktu yang ada, pembelajaran tak akan berjalan efektif dan optimal.
Hal ini terjadi karena pembelajaran di bagi 2 shift, tidak boleh ada kegiatan ekstrakurikuler, tidak boleh ada kegiatan olahraga, kantin ditutup. Interaksi siswa antar kelas sangat terbatas dan waktu belajar pun terbatas.
"Melihat ketatnya aturan pelaksanaan pembelajaran di sekolah, maka P2G meminta agar daerah-daerah tidak memaksakan belajar tatap muka. Kami tegaskan, lebih baik PJJ diteruskan sampai akhir tahun," ungkapnya.
Adapun pembukaan sekolah juga harus melalui persetujuan orang tua dan tidak ada pemaksaan bagi orang tua agar anaknya dizinkan belajar tatap muka. "Pemda tidak boleh semaunya membuka sekolah tanpa meminta persetujuan dari semua orang tua tanpa kecuali. Pemda dan sekolah harus melibatkan orang tua,"
Seandainya ada beberapa orang tua di sekolah yang tidak mengizinkan anaknya masuk, maka guru dan sekolah tetap wajib memberikan layanan pembelajaran kepada siswa tersebut, baik daring maupun luring.
"Sekolah juga tak boleh memaksa orang tua memberikan izin. Mendapatkan layanan pendidikan adalah hak dasar siswa. Hak hidup, sehat, dan memperoleh rasa aman adalah utama, baru kemudian hak pendidikan," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
