JawaPos Radar | Iklan Jitu

Pesan Kedamaian di Balik Pengundian Nomor Urut Capres-Cawapres

Tambahkan Nol di Depan Nomor Utama

22 September 2018, 12:54:15 WIB
Pesan Kedamaian di Balik Pengundian Nomor Urut Capres-Cawapres
Kedua pasangan capres-cawapres, Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat pengundian nomor urut di KPU RI, Jumat (2/19). (Issak Ramdhani/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Prosesi pengundian nomor urut pasangan capres dan cawapres berlangsung dengan suksus tadi malam (21/9). Menariknya nomor urut di setiap paslon ditambahkan angka nol. Tujuannya untuk membedakan dengan nomor urut parpol.

Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendapat nomor urut 01. Sementara itu, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapat nomor urut 02.

"Sudah disepakati, bila pasangan calon mendapat nomor urut 1, di surat suara akan ditulis angka 01. Sementara nomor urut 2 akan ditulis 02," terang Ketua KPU Arief Budiman. Keputusan itu merupakan kesepakatan kedua paslon.

Kesepakatan tersebut diambil dalam waktu singkat sesaat sebelum kedua paslon sama-sama memasuki ruang sidang utama. Sandi menuturkan, koalisi Jokowi-Ma'ruf mengusulkan perubahan penomoran 1 dan 2 karena ada partai yang juga bernomor urut 1 dan 2.

"Pak Prabowo dan Pak Jokowi dengan cairnya memutuskan menambah angka 0 di depan, menjadi 01 dan 02. Tidak sampai 1 menit," jelas Sandiaga.

Hal tersebut, lanjut Sandi, menunjukkan bahwa kedua paslon bersahabat dan ingin menciptakan pemilu yang sejuk dan damai. Sebab, tujuan utamanya adalah kemajuan bangsa, percepatan pembangunan, dan penciptaan lapangan kerja.

Pesan Kedamaian di Balik Pengundian Nomor Urut Capres-Cawapres
Jokowi-Ma'ruf Amin saat pengundian nomor urut di KPU RI, Jumat (2/19). Pasangan ini mendapat nomor urut 1 yang kemudian diubah menjadi 01. (Issak Ramdhani/JawaPos.com)

Prabowo-Sandi tiba di KPU pukul 19.20. Sebaliknya, Jokowi-Ma'ruf tiba setengah jam setelahnya. Prabowo mengenakan setelan formal kemeja putih lengan panjang dengan bawahan celana hitam. Sementara itu, Sandi kembali mengenakan kemeja biru langit dengan bawahan cokelat terang. Keduanya masuk bersamaan setelah Prabowo-Sandi keluar menemui Jokowi-Ma'ruf.

Sementara itu, Jokowi mengenakan pakaian senada dengan Prabowo. Namun, dia memilih untuk memadukannya dengan celana jins biru dan sepatu sneakers. Adapun Ma'ruf Amin mengenakan pakaian putih dan bawahan sarung yang bermotif garis berwarna krem. Penampilannya dilengkapi dengan serban dan kopiah putih.

Selama pengambilan nomor urut, aksi yang ditunjukkan Ma'ruf cukup menarik perhatian. Di setiap kegiatan yang dilakukan pasangan tersebut, Ma'ruf selalu menyertainya dengan doa. Saat Jokowi hendak mengambil nomor undian, misalnya, Ma'ruf secara tiba-tiba menengadahkan tangannya. Keduanya pun berdoa.

Tak pelak, pasangan Prabowo-Sandi mengikutinya. Prabowo bahkan sempat melepaskan ikatan kertas nomor urut demi ikut berdoa bersama. Aksi tersebut kembali Ma'ruf tunjukkan saat sesi pidato sambutan. Setelah Jokowi menyampaikan pidato, Ma'ruf menutupnya dengan doa.

Pesan Kedamaian di Balik Pengundian Nomor Urut Capres-Cawapres
Prabowo Subianto-Sandiaga Uno saat pengundian nomor urut di KPU RI, Jumat (2/19). Pasangan ini mendapat nomor urut 2 dan diubah menjadi 02 (Issak Ramdhani/JawaPos.com)

Dalam pidatonya, Jokowi menyambut baik nomor 1 yang didapat. Menurut dia, nomor tersebut sesuai dengan yang dia harapkan sebelumnya. Jokowi menilai nomor itu memudahkan pihaknya dalam berkomunikasi dengan masyarakat. "Satu, memang yang diperebutkan adalah RI-1," ujar Jokowi disambut riuh para pendukungnya.

Jokowi menuturkan, pilpres harus bisa menjadi ajang pendidikan politik bagi masyarakat sehingga demokrasi di Indonesia semakin matang.

"Marilah, kita adu kontestasi program, gagasan, ide, rekam jejak, adu prestasi," lanjut mantan gubernur DKI Jakarta itu. Jangan sampai, tutur dia, ada cemooh dan saling menjelekkan, mengingat kita semua menganut etika keindonesiaan.

Jokowi tidak ingin hanya karena kontestasi, silaturahmi masyarakat menjadi tidak harmonis. "Saya masih bisa bertelepon dengan Pak Prabowo dan Sandi karena mereka adalah sahabat saya sejak lama," katanya.

Terakhir, Jokowi mengingatkan bahwa membangun bangsa bukanlah pekerjaan mudah. Meski demikian, dia mengajak semua elemen untuk tidak menyerah. "Hanya ada satu pilihan, Indonesia maju," pungkasnya.

Senada, dalam pidato singkatnya seusai pengambilan nomor urut, Prabowo menekankan pentingnya pemilu yang damai. "Mencari yang terbaik untuk bangsa, bukan mencari kekurangan masing-masing," tegasnya. Yang utama, seluruh rakyat harus merasakan bahwa bangsa Indonesia adalah satu keluarga. Sehingga dalam menyikapi persoalan bangsa haruslah sebagaimana keluarga bersikap.

Prabowo yakin proses demokrasi akan berjalan dengan baik selama semua pihak bersikap dewasa. "Saya harap semua pihak bersikap tenang, tidak emosional, dan menahan diri," lanjut mantan Danjen Kopassus itu. Selebihnya, dia mengapresiasi kinerja para penyelenggara pemilu atas berjalannya semua tahapan dengan baik.

Sandiaga seusai acara juga sempat menyinggung makna nomor 2. "(Nomor) 2 ini adalah dua isu utama kami ke depan, yakni ekonomi dan yang kedua harga bahan pokok," ujarnya. Selain itu, angka 2 dalam simbol jari merupakan perlambang victory atau kemenangan. Juga adil dan makmur.

Ketua KPU Arief Budiman menjelaskan, pengundian nomor urut merupakan salah satu fase penting Pilpres 2019. Baik bagi KPU maupun kedua paslon.

"Bagi pasangan capres dan cawapres, nama dan nomor urut adalah citra diri yang bisa digunakan sebagai alat kampanye," ucapnya. Sementara bagi KPU, nomor urut menjadi dasar dalam menyiapkan logistik surat suara dan bahan sosialisasi ke masyarakat.

Perolehan nomor urut tersebut disambut meriah kedua koalisi. Ketua Umum PPP Romahurmuziy menuturkan, nomor urut tidak melambangkan kemenangan atau kekalahan. Namun, bagi Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK), nomor urut 01 memudahkan pihaknya dalam menyosialisasikan Jokowi-Ma'ruf kepada masyarakat. "Bahwa memang yang diperebutkan adalah RI 1," lanjutnya.

Sementara, juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar, mengungkapkan, nomor 02 memiliki makna yang mendalam sebagai simbol. "Kami ingin tampil dalam kontestasi ini dengan cara menggembirakan, memberdayakan, dan memajukan," ujarnya seraya membuat simbol dua jari. 

Editor           : Ilham Safutra
Reporter      : (byu/far/c9/c10/c11/tom)

Alur Cerita Berita

Jaga Keteduhan hingga RT 22 September 2018, 12:54:15 WIB
Dahnil Anzar: Nggak Usah Baperan, Damai Itu Intinya 22 September 2018, 12:54:15 WIB
Penampakan Jokowi-Ma'ruf Ketika Menaiki Land Rover 22 September 2018, 12:54:15 WIB
Relawan Prabowo ke Jokowi: Salam Satu Periode! 22 September 2018, 12:54:15 WIB
Tiba di KPU, Jokowi: No.1 Baik, No.2 Juga Baik 22 September 2018, 12:54:15 WIB
Tak Ada SBY, Prabowo Tiba di KPU Didampingi AHY 22 September 2018, 12:54:15 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up