Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Juni 2019 | 02.12 WIB

Anwar Usman Pastikan Keputusan MK Tak Akan Terpengaruh Aksi Massa

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Mahkamah Konstitusi (MK) bakal menggelar sidang pendahuluan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) pada Jumat (14/6). Rencananya, sidang sengketa akan diputuskan pada 28 Juni mendatang.


Mengenai proses ini, Ketua MK Anwar Usman berharap berharap masyarakat kembali bersatu setelah adanya putusan. Pasalnya, kata Anwar, siapapun yang menjadi Presiden nanti, itulah kepala negara milik rakyat Indonesia.

"Siapapun Presidennya nanti kan Presiden kita semua. Apakah 01 yang jadi Presiden, atau 02 yang menjadi presiden. Maka dia akan menjadi Presiden kita semua‎," ujar Anwar Usman di Gedung MK, Rabu (12/3).

Bagi Anwar, yang terpenting adalah masyarakat Indonesia bisa bersatu. Tidak ada permusuhan pasca putusan MK ini, karena persatuan lebih dari segalanya.‎

"Saya berdoa mudah-mudahan bukan sekadar siapa yang jadi Presiden, yang penting NKRI utuh," katanya.

‎Lebih lanjut Anwar menekankan, putusan dirinya bersama delapan hakim MK tidak bisa diintervensi atau dipengaruhi. Anwar menjamin tidak akan terpengaruh meski ada aksi massa selama proses sengketa tersebut.

"Kami tidak akan bisa dipengaruhi oleh siapapun," ungkapnya.

Anwar menegaskan, sembilan hakim MK ini hanya tunduk kepada konstitusi dan peraturan perundang-undangan yang sesuai dengan konstitusi. "Dan, hanya takut kepada Allah SWT. Tuhan Yang Maha Kuasa , itu," tuturnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore