
Hasil survei LSI mencatat PDIP berpotensi menang pemilu dua kali berturut turut,sedangkan Gerindra untuk pertama kali bisa menyalip PDIP dan Golkar di posisi runner up.
JawaPos.com - Partai Golkar diramalkan akan memperoleh suara sekitar sebelas persen di Pemilu Legislatif 2019. Berdasarkan survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang baru saja dirilis, partai berlambang pohon beringin itu meraup 11,3 persen suara nasional.
Perolehan suara ini menempatkan partai yang membesarkan nama Setya Novanto itu di urutasn ketiga. Dari hasil ini, peneliti LSI Adjie Alfaraby menyampaikan, untuk kali pertama Golkar terdepak dari posisi dua besar.
"Golkar terancam tidak masuk dua besar pemenang Pemilu untuk pertama kalinya," ujar Adjie di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (12/9).
Bahkan, lanjutnya, Golkar berpotensi menjadi partai papan tengah. "Golkar masih di ambang batas baik ke partai utama atau turun ke partai papan tengah," imbuh Adjie.
"Jika tidak ada perubahan besar atau gebrakan luar biasa yang dilakukan Golkar, maka pemilu 2019 akan menjadi kuburan bagi Partai Golkar sebagai partai besar atau partai utama," sambungnya.
Merosotnya prestasi Golkar diperkirakan karena tidak ada kadernya yang maju dalam kontestasi Pilpres. Hal ini ditengarai membuat partai kehilangan efek ekor jas (coattail effect).
"Tidak ada satupun kader atau tokoh yang identik dengan Golkar yang menjadi capres dan cawapres di Pemilu 2019," lanjut Adjie.
Faktor terbesar lain karena badai korupsi yang menerpa Golkar. Mantan Ketua Umum Golkar Setya Novanto yang dipidana gara-gara kasus korupsi e-KTP disinyalir membuat pemilih enggan memberikan suara untuk partai ini.
Ditambah belakangan kembali santer dikabarkan ada dua kader utama Golkar yang terjerat korupsi. Mereka yakni mantan Menteri Sosial Idrus Marham dan mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih dalam kasus duggan korupsi suap proyek PLTU Riau-1.
"Warisan kasus mantan ketua umumnya, Setya Novanto dan kasus korupsi PLTU Riau masih membebani Golkar dan memberikan sentimen negatif terhadap imej partai," pungkas Adjie.
Sebagai informasi survei ini dilakukan pada rentang waktu 12-19 Agustus 2018 dan melibatkan 1.200 responden. Metode survei yaitu sitem multistage random sampling dengan wawancara tatap muka dan kuesioner. Margin of error survei ini 2,9 persen.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
