
Ilustrasi Pilkada
JawaPos.com - Pemerintah harus membuat peraturan berupa jeda waktu bagi perwira TNI dan Polri. Antara pensiun dan ikut terlibat kegiatan politik seperti Pemilihan Kepada Daerah (Pilkada), atau Pemilihan Presiden (Pilpres).
Hal tersebut diungkapkan Pengamat Militer Salim Said. Menurut Salim, regulasi tersebut perlu dicantumkan dalam Undang-Undang TNI, Polri, dan Pilkada.
"Supaya para pejabat negara atau jenderal tidak tergoda pada saat-saat terakhirnya di lembaga itu dan melakukan investasi popularitas supaya terpilih atau mendapat dukungan parpol untuk pencalonan mereka," tegas Salim sebagaimana dilansir RMOl.co (Jawa Pos Grup), Minggu (7/1).
Guru Besar Universitas Pertahanan ini menjelaskan, masa jeda idealnya yakni dua tahun terhitung sejak pensiun.
Sementara saat ini, kata Salim, UU Pilkada masih belum jelas sehingga petinggi militer atau kepolisian bisa seenaknya untuk pensiun dini demi mengejar ambisi menjadi kepala daerah.
"Sekarang kan berantakan. Mereka mau mengundurkan diri setelah terdaftar sebagai kepala daerah. Jika begitu kondisinya akan kacau,” sindir Salim.
Usul jeda selama dua tahun sejak pensiun bagi para perwira militer yang akan terjun ke dunia politik, sebetulnya sudah pernah disampaikan kepada DPR saat membahas UU TNI pada tahun 2002 lalu.
"Sayangnya usulan ini tidak ditindaklanjuti oleh parlemen pada saat itu," ungkap Salim.
Salim menambahkan jika tak dibenahi, maka akan banyak ditemukan sejumlah kasus di mana perwira TNI/Polri memanfaatkan jabatannya dalam mempersiapkan diri sebagai calon kepala daerah.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
