alexametrics

Pelajar Korban Penembakan OTK Dievakuasi ke Timika

21 November 2020, 22:32:05 WIB

JawaPos.com–Dua pelajar menjadi korban penembakan orang tak dikenal (OTK) di Sinak, Kabupaten Puncak. Seorang di antaranya meninggal dunia.

Kapolres Puncak AKBP Dicky Saragih mengatakan, Manus Murib, pelajar SMK Gome kelas XI yang menjadi korban penembakan orang tak dikenal (OTK), sudah dievakuasi ke Timika pada Sabtu (21/11) untuk mendapat perawatan. Sedangkan jenazah Atanius Murib, pelajar SMA Ilaga yang juga korban penembakan OTK, saat ini masih berada di TKP.

”Lokasi TKP di mana kedua pelajar ditembak OTK, Jumat (20/11) pagi, hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 15 jam dari Ilaga,” kata Dicky Saragih seperti dilansir dari Antara, Sabtu (21/11).

Kapolres Puncak mengatakan, korban selamat setelah pura-pura mati sesaat setelah temannya Atanius ditembak.

Sebelum dievakuasi ke Timika, Manus Murib sempat menuturkan penembakan yang dialami mereka terjadi sekitar pukul 06.00 WIT saat hendak menuju Distrik Agandume. Saat itu, tiba-tiba mereka berdua ditembak dari ketinggian. Tembakan itu mengenai Atanius dan Manus.

”Atanius meninggal di TKP, sedangkan Manus yang mengalami luka tembak sempat berpura-pura mati sehingga para penembak mendekati dan menaruh senjata laras pendek di tubuhnya lalu memfoto,” ujar Dicky Saragih.

Setelah para penembak pergi, kata dia, Manus kemudian berlari dan ditolong warga di Kampung Jakimaki. Warga membawa Manus ke Puskemas Ilaga untuk mendapat pertolongan.

”Korban Manus tiba di Puskesmas Ilaga sekitar pukul 18.00 WIT diantar warga dan pendeta,” kata Dicky Saragih.

Menurut dia, TKP penembakan berada di tengah hutan antara Distrik Agandume dengan Distrik Dume. Ketika ditanya jenazah Atanius, Kapolres Puncak mengatakan, hingga kini masih berada di TKP. ”Dari hasil pertemuan disepakati keluarga akan mengevakuasi dari TKP dan membawa ke kampung untuk dimakamkan,” terang Dicky Saragih.

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan polisi belum bisa memastikan siapa pelaku penembakan.

Kasus tersebut ditangani Polres Puncak.

Karena lokasinya yang jauh dan kondisi geografisnya, menurut  Paulus Waterpauw, membutuhkan waktu untuk pengungkapan kasus tersebut. Meskipun demikian, penyidik akan melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. ”Kedua korban adalah pelajar SMA di Kabupaten Puncak,” kata Paulus Waterpauw.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Latu Ratri Mubyarsah

Reporter : Antara



Close Ads