
MENDOMINASI: Sel narapidana kasus narkoba di Lapas Delta Sidoarjo. Jumlah penghuninya paling banyak. (Boy Slamet/Jawa Pos)
JawaPos.com - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumhan) memindahkan 228 narapidana bandar narkoba ke Lapas Super Maksimum Nusakambangangan. Ratusan narapidana itu sebelumnya menjalani hukuman di sejumlah lapas di DKI Jakarta, Jogjakarta dan Jawa Barat.
“Telah dipindahakan 228 Narapidana Bandar ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan, berasal dari tiga wilayah, yaitu DKI Jakarta, Jogjakarta dan Jawa Barat,” kata Dirjen PAS, Reynhard Silitonga dalam keterangannya, Minggu (19/7).
Reynhard menjelaskan, pemindahan ini berlangsung dalam beberapa tahap. Tahap pertama sebanyak 41 orang, tahap kedua 44 orang dan tahap ketiga 31 orang. Total narapidana dari tiga tahap pemindahan tersebut sebanyak 75 orang, yang merupakan narapidana bandar narkotika dari wilayah DKI Jakarta.
"Wilayah Jogjakarta telah memindahkan 22 orang narapidana. Sedangkan, Jawa Barat telah memindahkan 90 narapidana bandar ke Lapas Nusakambagan, yang ditempatkan di tiga lapas Super Maksimum dan Maksimum, yaitu Lapas Karang Anyar, Lapas Narkotika dan Lapas Batu," ucap Reynhard.
Reynhard menuturkan, 90 narapidana yang dipindahkan dari Jawa Barat berasal dari sejumlah lapas, yakni sebanyak 23 orang dari Lapas Kelas I Cirebon 23 orang, 12 orang Lapas Gintung, 13 orang dari Lapas Narkotika Gunung Sindur, 22 orang dari Lapas Banceuy dan 15 orang dari Lapas Karawang. Menurutnya, dari 90 orang tersebut, 10 orang di antaranya dihukum seumur hidup dan lima orang hukuman mati.
“Sehingga total sudah 228 Narapidana Bandar telah kami pindahkan ke Lapas Super maksimum dan Maksimum di Nusakambangan sejak tanggal 5 Juni 2020,” tutur Reynhard.
Ratusan narapidana bandar narkotika itu, lanjut Reynhard, ditempatkan di Lapas Supermaksimum dengan tipe one man one cell. Sedangkan Proses pemindahan dilakukan dengan protokol kesehatan penanganan covid-19.
Reynhard menegaskan, pemindahan ini merupakan bentuk komitmen Ditjen PAS dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika di Indonesia. Terkhusus di dalam Lapas dan Rutan.
“Semoga dengan pemindahan ini akan mengurangi peredaran narkotika di Indonesia, negara kita tercinta," tandasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
