
CARI BARANG BUKTI: Sejumlah petugas KPK melakukan penggeledahan di Pendapa Delta Wibawa, Sidoarjo, kemarin. (HARYANTO TENG/JAWA POS)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat tahun 2020. Diduga proses penyidikan ini merupakan pengusutan dugaan korupsi pada pengadaan bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Bandung Barat tahun 2020.
Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri menyampaikan, tim penyidik KPK krmbali melakukan penggeledahan pada dua lokasi di Kabupaten Bandung Barat. Penggeledahan guna mencari alat bukti terkait dengan proses penyidikan perkara yang disidik KPK.
"Kamis (18/3/2021) tim penyidik KPK melakukan penggeledahan di beberapa lokasi yang ada di wilayah Kabupaten Bandung Barat, diantaranya Kantor Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Barat," kata Ali dalam keterangannya, Kamis (18/3).
Juru bicara KPK bidang penindakan ini menyampaikan, kegiatan penggeledahan pada dua lokasi tersebut masih berlangsung. Dia mengharapkan, penyidik bisa mendapatkan barang bukti dari lokasi penggeledahan.
"Perkembangan selanjutnya akan kami infokan kembali," ucap Ali.
Dalam proses penyidikan ini, KPK diduga telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka. Meski demikian, lembaga antirasuah belum bisa mengumumkannya ke publik. "Uraian lengkap dari kasus ini dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka belum dapat kami sampaikan kepada publik secara terbuka," ucap Ali.
Ali menyampaikan, pengumuman tersangka akan disampaikan saat tim penyidik KPK telah melakukan upaya paksa penangkapan atau penahanan para tersangka. Dia menyebut, saat ini tim penyidik KPK masih menyelesaikannya tugasnya lebih dahulu.
Baca juga: Korupsi Penanganan Covid-19 di Bandung Barat, KPK Geledah 4 Tempat
"KPK pastikan pada waktunya akan memberitahukan kepada masyarakat tentang konstruksi perkara, alat buktinya dan akan dijelaskan siapa yang telah di tetapkan sebagai tersangka beserta pasal sangkaannya," ujar Ali.
Juru bicara KPK bidang penindakan ini memastikan, pihaknya akan menginformasikan setiap perkembangan kasus tersebut ke publik. Hal ini sebagai bentuk transparansi dalam penanganan perkara.
"Namun demikian, sebagai bentuk keterbukaan informasi kami memastikan setiap perkembangan penanganan perkara ini akan kami sampaikan kepada masyarakat," pungkas Ali.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/8aMjHKmIC3w

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
