
VERSI POLISI: Adegan rekonstruksi penembakan laskar FPI di tol Jakarta-Cikampek. Empat laskar FPI disebut hendak merebut senjata api milik polisi. (ALI KHUMAIN/ANTARA)
JawaPos.com - Bareskrim Mabes Polri dan Polda Metro Jaya telah melakukan rekonstruksi terkait bentrokan yang terjadi antara anggota Polri dan laskar khusus pengawalan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Tol Jakarta-Cikampek pada Minggu (13/12) kemarin. Hasil rekonstruksi tersebut didapati fakta jika anggota polisi menembak empat laskar dari jarak dekat, yakni di dalam mobil.
Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan menyampaikan, empat laskar yang masih hidup kala itu dibawa masuk ke dalam mobil polisi yang berisi tiga petugas. Di dalam mobil, empat simpatisan FPI itu ingin merebut senjata milik polisi.
"Kenapa dilakukan penindakan tegas dan terukur? Karena yang bersangkutan ingin merebut senjata milik petugas," kata Kombes Pol Ramadhan kepada wartawan, Selasa (15/12).
Karena tindakan itu, polisi akhirnya menindak tegas keempat laskar dengan cara menembak. Tembakan jarak dekat itu juga membuat para laskar tewas menyusul dua temannya yang lebih dahulu tewas akibat baku tembak.
"Tentunya ketika direbut suatu hal yang berpotensi membahayakan petugas, sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur," pungkas Ramadhan.
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya dan Polres Karawang menggelar rekonstruksi di empat titik terkait dengam kasus penyerangan Laskar Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek. dalam empat Tempat Kejadian Perkara (TKP) setidaknya digelar 58 adegan rekonstruksi.
"Dalam proses rekonstruksi malam ini setidaknya ada 58 adegan rekonstruksi," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Argo Yuwono dalam keterangannya, Senin (14/12).
Baca juga: Rekonstruksi Titik Pertama Penembakan Anggota FPI di Bundaran Badami
Argo merinci, pada TKP pertama tepatnya di depan Hotel Novotel, Jalan Karawang Internasional, setidaknya ada sembilan adegan. Sementara lokasi kedua yakni, selepas bundaran Jalan Karawang Internasional hingga Gerbang Tol Karawang Barat arah Cikampek ke Rest Area KM 50 ada empat adegan.
Sedangkan di Rest Area KM 50 yang menjadi TKP ketiga penyidik melakukan adegan rekonstruksi sebanyak 31. TKP terakhir yakni, Tol Japek selepas Rest Area KM 50 hingga KM 51, penyidik memperagakan 14 adegan.
Argo menambahkan, rekonstruksi yang digelar secara transparan ke masyarakat ini setidaknya menghadirkan saksi sebanyak 28 orang. Bahkan, empat diantaranya merupakan polisi yang menjadi korban dalam penyerangan tersebut.
"Jumlah saksi yang dihadirkan malam ini ada 28 orang. Saksi korban ada empat," pungkas Argo.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=v-aV3m6Cko8

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
