JawaPos Radar | Iklan Jitu

Kasus Bupati Malang

KPK Geledah 22 Tempat, dari Pendopo Bupati hingga Kantor Nasdem

11 Oktober 2018, 23:05:59 WIB | Editor: Imam Solehudin
Bupati Malang
Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang ketika memberikan keterangan pers terkait status tersangka eks Bupati Malang, Kamis (11/10). (Intan/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sekitar 22 lokasi terkait kasus suap dan gratifikasi Bupati Malang, Rendra Kresna. Penggeledahan dilakukan sejak Senin (8/10), atau sebelum Rendra ditetapkan sebagai tersangka.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menuturkan, sejak penyidikkan dilakukan pada (4/10), lembaganya bergerak cepat. Hingga hari ini, pihaknya sudah menggeledah 22 tempat.

Rinciannya adalah kantor dan rumah swasta, rumah PNS, pendopo bupati, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Kantor Bapenda, PUPR Kabupaten Malang, Kantor BUP.

Kemudian Kantor Dinas Bina Marga, Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Rumah Dinas Sosial, Kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, dan Kantor Dinas Pertanian.

"Hingga rumah saksi dan Kantor Korwil Jatim Nasdem," jelas Saut ketika memberikan keterangan pers di Jakarta, Kamis (11/10).

Saut pun mengungkapkan, dari hasil penggeledahan KPK menyita sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, dan sejumlah uang.

"Uang yang disita di rumah dinas SGD 15 ribu, di Kantor Bina Marga Rp 305 juta, dan rumah salah satu kepala bidang Rp 18,95 juta," pungkasnya.

Sekadar informasi, KPK resmi menetapkan Rendra Kresna sebagai tersangka pada Kamis (10/11). Penetapan statusnya tersebut terkait kasus suap dan gratifikasi.

(ce1/ipp/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up