alexametrics

Perjalanan Kasus Roy Suryo, Jadi Tersangka, Ikut Touring dan Ditahan

6 Agustus 2022, 12:20:53 WIB

JawaPos.com – Beredarnya meme stupa Candi Borobudur mirip Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi petaka tersendiri bagi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo. Pasalnya, akibat kasus tersebut, dia harus berurusan dengan hukum.

Beredarnya meme ini menjadi sorotan warganet beberapa waktu lalu. Roy Suryo yang memang dikenal aktif membuat unggahan di media sosial turut serta menyebarkan meme tersebut dengan cara mengunggahnya di akun twitternya.

Meme ini menjadi polemik karena dianggap menghina simbol negara yakni Presiden. Selain itu, juga dianggap merendahkan candi Borobudur sebagai simbol agama Buddha.

Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, aparat sudah turun tangan untuk mengusut kasus ini. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim tengah melakukan penelusuran terhadap pihak-pihak yang terlibat.

“Sedang didalami dan profiling oleh Direktorat Tindak Pidana Siber,” ujar Dedi saat dikonfirmasi, Selasa (14/6).

Setelah penyelidikan berjalan, penyidik pun menemukan unsur pidana kasus tersebut. Selanjutnya kasus dinaikan ke tahap penyidikan. Tak lama dari itu, Roy Suryo resmi ditetapkan sebagai tersangka.

“Hari ini benar (Roy Suryo) sedang diriksa di Polda Metro dengan status sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan saat dikonfirmasi, Jumat (22/7).

Usai menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka, penyidik tak langsung menahan Roy Suryo. Saat keluar ruang pemeriksaan Roy Suryo juga berdalih sakit sehingga harus dibantu oleh kursi roda saat meninggalkan Polda Metro Jaya.

Namaun, tak berselang lama, Roy Suryo malah membuat polemik setelah terpergok ikut touring acara Komunitas Mercedes Benz SL Club (MBSL) Indonesia di Rest Area Km 11 Tol Jagorawi pada Minggu (31/7). Di sana Roy Suryo bahkan nampak ceria dan bisa tertawa, padahal tengah berstatus sebagai tersangka.

Roy mengaku kehadirannya di sebatas sebuah apresiasi kepada salah satu Anggota Senior MBSL yang saat itu merayakan ulang tahun. Dia mengaku masih dalam kondisi saat hadir di acara tersebut.

“Karena masih dalam pemulihan kesehatan, maka saya datang tidak sendiri, namun didampingi Aspri dan bahkan disopiri oleh driver, di samping tetap masih menggunakan Cervical-Collar (penopang Leher medis) sesuai Petunjuk Rumah Sakit,” kata Roy dalam keterangan tertulis, Rabu (3/8).

“Meski terlihat saya bisa tertawa, namun sebenarnya Semua member MBSL yang hadir saat itu juga tahu bahwa saya masih mengalami keterbatasan gerak, sehingga justru ekspresi tertawa tersebut adalah salah satu cara menghilangkan stress yang saya alami selama sebulan terakhir,” imbuhnya.

Meski begitu, mantan politikus Partai Demokrat itu tetap menyampaikan permintaan maaf. Sebab, kehadirannya di acara tersebut menua polemik.

“Mohon maaf jika kehadiran singkat saya di Acara MBSL hari Minggu kemarin menjadi tidak berkenan bagi pihak-pihak tertentu, terutama Kepolisian RI karena saya masih dalam status tersangka. Meski sebenarnya saya tidak melakukan perjalanan keluar kota, apalagi ke luar negeri,” pungkasnya.

Pada 5 Agustus 2022 Roy Suryo kemudian menjalani pemeriksaan kedua sebagai tersangka. Selesai pemeriksaan Penyidik Direktorat Tindak Pidana Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya resmi melakukan penahanan usai melakukan pemeriksaan sejak pukul 13.00 WIB kepada Roy Suryo.

“Setelah dilakukan pemeriksaan dari tadi siang, maka penydiik memutuskan mulai malam hari ini terhadap Roy Suryo sebagai tersangka kasus ujaran kebencian ini dilakukan penahanan,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/8).

Roy Suryo akan ditahan untuk 20 hari ke depan. Zulpan memastikan Roy Suryo dalam keadaan sehat jasmani dan rohani sebelum dilakukan penahanan berdasarkan pemeriksaan tim Biddokkes Polda Metro Jaya.

“Hal ini (penahanan) dilakukan karena ada kekhawatiran dari penyidik yang bersangkutan akan menghilangkan barang bukti,” jelasnya.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan

Saksikan video menarik berikut ini: