
Pemimpin Organisasi Masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyapa para pendukungnya saat tiba di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (Pemimpin Organisasi Masyarakat (ormas) Front Pembela Islam (FPI) Ha
JawaPos.com - Rumah orang tua Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di Pamekasan, Madura digeruduk massa pendukung Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab. Menanggapi hal tersebut, politikus Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir kecewa dengan aksi yang dilakukan massa pentolan FPI tersebut.
Inas Nasrullah Zubir pun meminta pihak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut. "Oleh karena itu, polisi harus bertindak tegas memburu dan memenjarakan para koordinator tersebut agar menjadi pelajaran bagi yang lain," ujar Inas kepada wartawan, Kamis (3/12).
Inas juga menyampaikan, Islam tidak mencajarkan cara-cara kotor tersebut. Sehingga dia mempertanyakan kenapa bisa massa pendukung Rizieq Shihab tersebut menggeruduk rumah orang tua Mahfud MD.
"Allah SWT memerintahkan kepada umat Islam untuk berbuat adil dan melarang berbuat zalim, yakni sesuatu yang keluar dari koridor kebenaran, kebaikan, atau melebih batas," katanya.
"Maka aksi tersebut jelas-jelas adalah perbuatan melawan ajaran Islam itu sendiri, karena menzalimi seorang ibu umat Islam yang sudah tua, sama saja dengan menzalimi umat Islam," tambahnya.
Inas mempertanyakan kenapa massa tersebut masih mendukung Rizieq Shihab. Padahal pendiri FPI tersebut sudah jelas-jelas salah dan melanggar protokol kesehatan dengan kegiatannya mengajak orang banyak.
"Jika perbuatan zalim tersebut dilakukan demi membela seseorang yang diduga melakukan pelanggaran hukum yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat, maka berarti para gerombolan tersebut sama sekali tidak memahami ajaran Islam yang sebenarnya," pungkasnya.
Diketahui, massa bersarung dan berpeci putih dan hitam tampak berbondong-bondong mendatangi dan mengepung rumah Menko Polhukam Mahfud MD di Kelurahan Bugih, Kecamatan Kota Pamekasan, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (1/12). Massa datang bergerombol dengan naik puluhan truk dan pikap.
Aksi massa itu pun terekam video amatir warga. Dalam video itu terlihat jumlah massa mencapai ratusan orang tampak mengepung rumah Mahfud MD yang kosong. Massa tersebut juga meminta agar Mahfud MD tidak mengkriminalisasi Rizieq Shihab.
https://www.youtube.com/watch?v=sm6SAF5f0w0

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
