
French President Emmanuel Macron, flanked by French Interior Minister Gerald Darmanin, speaks on October 16, 2020, in front of a middle school in Conflans Saint-Honorine, 30kms northwest of Paris, after a teacher was decapitated by an attacker who has bee
JawaPos.com - Dipicu kekecewaan terhadap Presiden Prancis Emannuel Macron yang dinilai mendiskreditkan Islam dan Nabi Muhammad SAW, sejumlah elemen masyarakat di Tanah Air berencana menggelar unjuk rasa pada 2 November mendatang. Mengenai rencana ini, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito mengimbau agar aksi unjuk rasa yang dilakukan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
"Kami imbau untuk mempertimbangkan tata cara penyampaian aspirasinya mengingat kondisi pandemi dan kasus yang masih tinggi. Utamakan selalu kepentingan kesehatan masyarakat," ujar Wiku kepada wartawan, Sabtu (31/10).
Terpisah, Ketua Departemen Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Tri Yunis Miko Wahyono menyarankan masyarakat untuk tidak melakukan aksi unjuk rasa. Itu dikarenakanangka penularan Covid-19 yang belum melandai.
"Iya memang demonstrasi sangat berpotensi timbul adanya penularan Covid-19. Karena di situ masyarakat berkumpul dan bepotensi adanya penularan," tuturnya.
Tri Yunis mengatakan, unjuk rasa baru bisa dilakukan jika masyarakatnya patuh terhadap 3M seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan. "Demo boleh dilakukan tapi dengan menjaga jarak, dengan menggunakan masker," katanya.
Informasi saja, usai unjuk rasa menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja beberapa waktu lalu, sebanyak 123 mahasiswa terkonfirmasi positif Covid-19. Tri Yunis pun meminta, pengalaman tersebut dijadikan pelajaran sebelum turun ke jalan.
"Karena kan masyarakat berkumpul saat unjuk rasa dan berpotensi adanya penularan (Covid-19-Red)," ungkapnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pernyatan Presiden Prancis Emmanuel Macron terkait ekstremisme Islam telah menuai reaksi keras dari berbagai negara, terutama negara Arab dan negara dengan mayoritas penduduk Muslim. Macron dianggap telah menghina Islam dan membela penerbitan kartun Nabi Muhammad SAW yang kontroversial.
https://www.youtube.com/watch?v=YH4yC3_wZ_E

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
