Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Oktober 2019 | 23.00 WIB

Tjahjo Sebut Akan Mundur Jika Tak Mampu Pangkas Jumlah Eselon

Tjahjo Kumolo di Istana Negara, Selasa (22/10). (Raka Denny/Jawa Pos) - Image

Tjahjo Kumolo di Istana Negara, Selasa (22/10). (Raka Denny/Jawa Pos)

JawaPos.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menyatakan, bakal mundur dari jabatannya jika tidak mampu menyelesaikan instruksi pemangkasan sistem eselon di berbagai kementerian maupun lembaga. Pemangkasan eselon ini sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

"Janji saya ke Presiden, kalau setengah tahun ini saya tidak mampu, saya gagal, saya mundur," kata Tjahjo di kantor Kemenpan RB, Jakarta Selatan, Rabu (30/10).

Menurut Tjahjo, Presiden Jokowi memberikan tugas Kemen PANRB untuk melakukan perbaikan birokrasi melalui Kementerian PANRB. Hal ini tidak lain merupakan salah satu tujuan dari reformasi birokrasi.

"Gagasan Bapak Jokowi untuk menghapus Eselon 3 sampai Eselon 5 bertujuan untuk membangun profesionalisme birokrasi termasuk penerimaan CPNS yang dilakukan secara profesional oleh BKN," ucap politikus PDIP ini.

Tjahjo berjanji akan melakukan proses pengetatan sistem eselon akan dimulai dalam waktu dekat ini, di Kementerian PANRB yang dibawahinya. Dengan demikian pemangkasan akan dilakukan dalam waktu dekat.

"KemenPANRB strategis, karena kita miliki amanat saat pelantikan presiden adalah masalah eselonisasi yang harus disederhanakan. Kita mau pangkas dua dan digantian jabatan fungsional. Target saya eselonisasi itu paling lama setahun selesai," pungkasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore