Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 April 2019 | 00.33 WIB

Ditabrak Kapal Vietnam, KRI Pilih Jalur G-to-G

Kapal Perang tiba di Laut Natuna dalam rangka latihan perang Koarmabar TNI AL menggelar latihan perang di laut Natuna, Kepri, sejak Selasa,(25/4) hingga akan berakhir Minggu (30/4) mendatang. - Image

Kapal Perang tiba di Laut Natuna dalam rangka latihan perang Koarmabar TNI AL menggelar latihan perang di laut Natuna, Kepri, sejak Selasa,(25/4) hingga akan berakhir Minggu (30/4) mendatang.

JawaPos.com - Intimidasi dan provokasi terhadap kapal perang Indonesia kembali terjadi. KRI Tjiptadi 381 yang tengah bertugas di bawah koordinasi Komando Armada I ditabrak kapal pengawas perikanan Vietnam di Perairan Natuna, Kepulauan Riau.

Insiden itu terjadi Sabtu (27/4) pukul 14.45. Saat itu, KRI Tjiptadi sedang menghentikan kapal Vietnam bernomor BD 979 yang ketahuan menangkap ikan di perairan Indonesia. "KIA (kapal ikan asing, Red) Vietnam itu melakukan illegal fishing," tegas Panglima Komando Armada I Laksamana Muda TNI Yudo Margono kemarin. Namun, upaya tersebut dihalangi kapal pengawas perikanan Vietnam. Kapal itu tiba-tiba datang dan menabrak KRI Tjiptadi 381.

Pria yang biasa dipanggil Yudo itu menyebutkan, insiden tersebut terjadi di wilayah perairan Indonesia. "Pihak Vietnam juga mengklaim bahwa wilayah tersebut merupakan perairan mereka," jelasnya. Kendati bersenjata lengkap, awak KRI Tjiptadi 381 tetap menahan diri. Mereka tidak ingin muncul ketegangan yang lebih buruk antar-kedua negara. "Insiden itu akan diselesaikan melalui government-to-government (G-to-G)," jelasnya.

Pejabat teras Komando Armada I dengan dua bintang di pundak itu menyampaikan, setelah insiden tersebut, KRI Tjiptadi 381 langsung memandu KIA Vietnam BD 979. Namun, kapal ikan ilegal itu tenggelam di tengah perjalanan. "Akibat provokasi kapal Vietnam yang menabrak lambung kiri KRI Tjiptadi 381 dan menabrak lambung kiri buritan KIA BD 979," jelasnya.

Beruntung, tenggelamnya KIA Vietnam BD 979 tidak menimbulkan korban jiwa. Sebanyak 12 awak KIA diselamatkan petugas. "Diamankan ke atas KRI Tjiptadi 381," imbuhnya. Dua awak KIA Vietnam BD 979 lainnya dibawa oleh kapal pengawas perikanan Vietnam.

Sebagai langkah lanjutan, 12 awak kapal KIA Vietnam BD 979 yang diamankan di KRI Tjiptadi 381 sudah dibawa ke Pangkalan TNI-AL Ranai. "Mereka akan menjalani proses hukum berikutnya," terang Yudo. KIA Vietnam memang termasuk yang paling sering ditangkap prajurit TNI-AL. Sebab, mereka kerap melanggar aturan perairan.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore