
Photo
JawaPos.com - Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid melakukan kunjungan kerja sekaligus sosialisasi Empat Pilar di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (28/7). Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyempatkan diri mengunjungi Taman Renungan Bung Karno.
Taman ini dulu berdampingan dengan Pelabuhan Ende. Ada pohon Sukun yang sudah tua usianya. Di bawah pohon itu Soekarno sering merenung saat diasingkan oleh pemerintah kolonialisme Belanda. Di sana sang proklamator itu banyak berfikir soal kemerdekaan Bangsa Indonesia dan dasarnya. Hingga lahirlah Pancasila.
Saat mengunjungi taman penuh jejak sejarah Soekarno itu, Jazilul Fawaid mengatakan, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan. Apa yang dikatakan oleh politisi PKB itu merupakan sindiran setelah dirinya mengamati kondisi taman yang ada.
“Saya miris melihat taman ini,” ungkap di lokasi, Selasa (28/7).
Dirinya mengatakan demikian sebab, taman itu kini tidak terurus padahal di tempat ini, Soekarno menemukan lima mutiara niali-nilai yang bisa mengikat bangsa ini menjadi satu.
Di bawah pohon sukun, Soekarno mencurahkan pikiran dan memeras otak untuk menemukan cara bagaimana menemukan nilai yang dapat memrpersatukan Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau dan beragam suku, bahasa, agama, dan adat istiadat.
”Terbukti apa yang ditemukan Bung Karno mampu mengikat bangsa ini,” paparnya.
Namun lagi-lagi dia menyayangkan kondisi taman yang ada tidak mendukung dari temuan besar dari Bung Karno. Dituturkan, di satu sisi bangsa ini ingin memperkuat dan memasyarakatkan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika tetapi di tempat ditemukan Pancasila, kondisinya masih perlu banyak dibenahi.
“Artinya kita kurang memberi penghargaan dari jejak sejarah yang ada,” ucapnya.
Seharusnya di Taman Renungan Bung Karno, ada fasilitas pendukung yang lain, seperti perpustakaan, laborataorium Pancasila, dan bila perlu dijadikan tempat pendidikan kebangsaan selama dua hingga empat bulan.
Fasilitas seperti itu dikatakan perlu ada agar sebanding dengan apa yang ditemukan oleh Soekarno di Ende. Sebagai Wakil Ketua MPR, dirinya mengajak kepada semua, pengusaha, pihak swasta, masyarakat luas, dan pemerintah pusat untuk bersama-sama membangun dan membenahi Taman Renungan Pancasila agar menjadi taman yang megah.
“Bila ada yang ahli desain, sumbangkan pikiran tentang tata kota. Bila pengusaha, bantulah dana. Agar taman ini tetap terawat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu mengatakan dirinya akan peduli terhadap keberadaan taman.
“Saya akan berkampanye agar keberadaan Taman Renungan Bung Karno menjadi lebih baik. Saya akan berjuang terus untuk taman sampai menjadi lebih bagus,” tambahnya.
Pihak terkait, seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diharap segera membenahi Taman Renungan Bung Karno. Sebelum membenahi situs-situs lainnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
