Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Maret 2021 | 00.22 WIB

KWI: Rendahkan Martabat Manusia, Jangan Sebar Video Ledakan Bom

Pantauan CCTV terkait ledakan yang diduga bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. MUI mengutuk dengan keras tindakan pelaku peledakan bom di Makassar pagi ini yang telah membuat ketakutan di tengah-tengah masyarakat. - Image

Pantauan CCTV terkait ledakan yang diduga bom bunuh diri di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. MUI mengutuk dengan keras tindakan pelaku peledakan bom di Makassar pagi ini yang telah membuat ketakutan di tengah-tengah masyarakat.

JawaPos.com - Gereja Katedral Makassar kedapatan ledakan bom yang diduga berasal dari pelaku bom bunuh diri. Setidaknya 14 orang mengalami luka-luka pada kejadian pukul 10.26 WITA tersebut.

Ketua Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr Yohanes Harun Yuwono mengatakan bahwa prihatin atas kejadian tersebut.

"Doa dan duka cita mendalam atas peristiwa yang menciderai rasa kemanusiaan seluruh bangsa yang telah mengakibatkan adanya korban luka-luka," ujar Yohanes dalam keterangannya, Minggu (28/3).

Peristiwa ini, bukan hanya menjadi keprihatinan umat Katolik semata. Namun juga sudah menjadi keprihatinan seluruh bangsa dan negara Indonesia.

"Kecaman keras atas tindakan bom bunuh diri yang merendahkan martabat manusia, menghancurkan nilai-nilai kemanusiaan, dan menambah daftar panjang tindakan terorisme di bumi Nusantara yang kita cintai," imbuh dia.

Baca Juga: Polri: Korban Luka Ledakan Makassar ada 14 Orang


Dia pun mengimbau kepada seluruh umat Katolik dan seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Meski begitu, seluruh umat perlu tetap waspada.

"Seruan kepada seluruh umat dan masyarakat untuk tidak takut dan resah, namun tetap waspada," ujarnya.

Selain itu, ada juga himbauan agar tidak ada yang memposting gambar atau video tentang peristiwa tersebut. Pasalnya, hal itu justru dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Kepercayaan penuh bahwa pemerintah, TNI, dan Polri, mampu mengusut tuntas kasus ini dan dapat menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat di Makassar," pungkas dia.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore