
Ilustrasi Covid-19.
JawaPos.com - Kementerian Kesehatan melaporkan sejauh ini sudah ada 46 kasus Covid-19 varian Omicron di Indonesia. Mayoritas terdeteksi karena pulang dari luar negeri, dan dua lainnya yakni petugas kebersihan serta tenaga kesehatan di RS Wisma Atlet tertular karena kontak dengan para pelaku perjalanan internasional.
Pemeriksaan dilakukan dengan tes PCR menggunakan metode Whole Genome Sequencing (WGS) dan SGTF. Padahal awalnya hanya ditemukan 1 kasus. Lalu setelah dilacak dengan kedua metode tes tersebut, ditemukan lagi tambahan dari sejumlah kasus probable atau mereka yang terdeteksi tetapi hasilnya belum keluar.
Dalam keterangan resmi, Minggu (26/12), catatan Kementerian Kesehatan mengonfirmasi kasus pertama Omicron pada 15 Desember 2021 yang menyerang seorang petugas kebersihan RSDC Wisma Atlet. Saat itu adalah N, tertular dari pelaku perjalanan internasional.
Lalu pada 17 Desember, dari hasil pemeriksaan terhadap 5 kasus probable didapati 2 kasus yakni WNI dari Inggris dan Amerika Serikat terkonfirmasi positif. Totalnya jadi 3 orang saat itu.
Lalu pada 22 Desember, Kemenkes kembali mencatat adanya tambahan 2 kasus baru Omicron. Totalnya menjadi 5 saat itu.
Pada 23 Desember ada tambahan 3 kasus baru yang berasal dari WNI yang baru saja kembali dari Malaysia dan Kongo. Totalnya menjadi 8 saat itu.
Selanjutnya, pada tanggal 24 Desember, Kemenkes kembali mengidentifikasi adanya tambahan kasus sebanyak 11 orang yang berasal dari pelaku perjalanan dari Turki, Jepang, Korea Selatan dan Arab Saudi. Totalnya menjadi 19 saat itu.
Lalu bertambah lagi 27 orang pada Minggu (26/12). Sehingga total menjadi 46 kasus.
Kementerian Kesehatan mencatat mayoritas kasus Omicron yang terdeteksi di Indonesia berasal dari pelaku perjalanan internasional (imported case). Oleh karena itu, pintu masuk negara baik darat, laut maupun udara diperketat seiring semakin meluasnya penyebaran varian Omicron.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak atau menunda melakukan perjalanan ke luar negeri. Saya berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M serta segera ikut vaksinasi Covid-19," tutup Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022