
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo - Laily Rachev Setpres
JawaPos.com – Polri terus berupaya meyakinkan Pam Swakarsa bentukannya berbeda dengan Pam Swakarsa yang dibentuk pada 1998. Salah satunya dengan pengawasan yang ketat sehingga tidak akan melakukan tindakan sewenang-wenang.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Rusdi Hartono menjelaskan, Pam Swakarsa ini merupakan bentuk pengamanan pengemban fungsi kepolisian yang dibentuk atas dasar kesadaran dan kepentingan masyarakat. ”Yang harus dikukuhkan Polri,” ujarnya.
Karena itu, dapat dipastikan semua aktivitasnya akan diawasi ketat oleh Korps Bhayangkara. Karena itu, Pam Swakarsa tidak akan bisa sewenang-wenang atau berjalan sendiri tanpa pengawasan aparat penegak hukum. ”Khususnya Polri,” imbuhnya.
Pengaktifan kembali Pam Swakarsa ini jadi salah satu prioritas Kapolri baru, Komjen Listyo Sigit Prabowo. Poin tersebut disampaikannya dalam uji kepatutan dan kelayakan di DPR.
Namun, rencana itu mendapat kritik keras sejumlah pihak. Mereka menilai Pam Swakarsa akan menelurkan kelompok semacam FPI (Front Pembela Islam). Mengingat FPI sebenarnya salah satu elemen dari Pam Swakarsa 1998 yang dibentuk untuk mengamankan sidang istimewa.
Mereka yang tak setuju menganggap mengapa Polri menghidupkan lagi Pam Swakarsa yang dulu jadi induk Front Pembela Islam yang beberapa waktu lalu justru dibubarkan pemerintah.
Menurut Rusdi, bentuk Pam Swakarsa ini, pertama, satuan pengamanan atau satpam. Yang diisi orang terdidik dan terlatih Polri. ”Misalnya pengamanan di perusahaan dan kawasan tertentu. Bisa juga di permukiman masyarakat,” urainya.
Baca juga: Walau Dikritik, Pam Swakarsa Jalan Terus
Lalu, bentuk kedua berupa keamanan lingkungan. Yang atas kesadarannya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. ”Diketuai ketua RT maupun RW,” jelasnya.
Bentuk lainnya, diakomodasi kearifan lokal. Seperti di Bali dengan pecalangnya. Maupun kelompok sadar kamtibmas. ”Siswa bhayangkara didekatkan dengan bentuk kepramukaan juga jadi bentuk Pam Swakarsa,” tuturnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=zJkI0DnyWUU

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
