Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 4 November 2026 | 13.05 WIB

Pemerhati Lingkungan Sebut Nozzle Tancap Paling Efektif Padamkan Karhutla Gambut

Alat nozzle tancap tanah sebagai salah satu alat paling efektif untuk memadamkan karhutla di lahan gambut. (Istimewa) - Image

Alat nozzle tancap tanah sebagai salah satu alat paling efektif untuk memadamkan karhutla di lahan gambut. (Istimewa)

JawaPos.com - Pemerhati lingkungan Nathanael Undas menyebut nozzle tancap tanah sebagai salah satu alat paling efektif untuk memadamkan kebakaran di lahan gambut.

Alat tersebut memungkinkan air menjangkau bara api yang berada di bawah permukaan tanah dan sulit dipadamkan menggunakan selang biasa, seperti karhutla di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

“Nozzle adalah alat yang paling efektif untuk memadamkan api yang terbakar di bawah lahan gambut. Hari ini saya melihat bagaimana gigihnya teman-teman yang ada di garda depan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan semakin luas,” ujar Nathanael, Selasa (3/11).

Nozzle tancap tanah bekerja dengan cara ditusukkan ke dalam lapisan gambut, kemudian air dialirkan langsung ke titik api di bawah permukaan.

Metode ini penting karena kebakaran gambut dapat terus berlangsung di dalam tanah meski api di permukaan terlihat sudah padam.

Bara yang tertinggal di bawah tanah berpotensi merambat dan memicu kebakaran kembali di titik lain. Kondisi tersebut juga menjadi salah satu sumber asap yang mengganggu kesehatan masyarakat di sekitar lokasi karhutla.

Untuk mendukung pemadaman, Nathanael menyebut bahwa dirinya bersama Kahf menyalurkan ratusan nozzle tancap tanah kepada petugas karhutla di Palangka Raya melalui posko bencana Rumah Zakat dan BPBD Kota Palangka Raya.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Langkah Berdampak yang diinisiasi Kahf di bawah naungan ParagonCorp.

Selain peralatan pemadaman, bantuan juga mencakup alat pelindung diri (APD), makanan, suplemen, dan air mineral untuk menunjang kebutuhan petugas selama bertugas di lapangan.

Penyaluran APD dilakukan karena penanganan karhutla yang berlangsung selama beberapa bulan membuat sebagian perlengkapan petugas mulai rusak akibat penggunaan intensif.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore