
Alat nozzle tancap tanah sebagai salah satu alat paling efektif untuk memadamkan karhutla di lahan gambut. (Istimewa)
JawaPos.com - Pemerhati lingkungan Nathanael Undas menyebut nozzle tancap tanah sebagai salah satu alat paling efektif untuk memadamkan kebakaran di lahan gambut.
Alat tersebut memungkinkan air menjangkau bara api yang berada di bawah permukaan tanah dan sulit dipadamkan menggunakan selang biasa, seperti karhutla di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.
“Nozzle adalah alat yang paling efektif untuk memadamkan api yang terbakar di bawah lahan gambut. Hari ini saya melihat bagaimana gigihnya teman-teman yang ada di garda depan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan semakin luas,” ujar Nathanael, Selasa (3/11).
Nozzle tancap tanah bekerja dengan cara ditusukkan ke dalam lapisan gambut, kemudian air dialirkan langsung ke titik api di bawah permukaan.
Metode ini penting karena kebakaran gambut dapat terus berlangsung di dalam tanah meski api di permukaan terlihat sudah padam.
Bara yang tertinggal di bawah tanah berpotensi merambat dan memicu kebakaran kembali di titik lain. Kondisi tersebut juga menjadi salah satu sumber asap yang mengganggu kesehatan masyarakat di sekitar lokasi karhutla.
Untuk mendukung pemadaman, Nathanael menyebut bahwa dirinya bersama Kahf menyalurkan ratusan nozzle tancap tanah kepada petugas karhutla di Palangka Raya melalui posko bencana Rumah Zakat dan BPBD Kota Palangka Raya.
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program Langkah Berdampak yang diinisiasi Kahf di bawah naungan ParagonCorp.
Selain peralatan pemadaman, bantuan juga mencakup alat pelindung diri (APD), makanan, suplemen, dan air mineral untuk menunjang kebutuhan petugas selama bertugas di lapangan.
Penyaluran APD dilakukan karena penanganan karhutla yang berlangsung selama beberapa bulan membuat sebagian perlengkapan petugas mulai rusak akibat penggunaan intensif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022