Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Oktober 2026 | 18.15 WIB

Dapat Outstanding Leadership AJCCA Conference, Kepala BSSN Tekankan Pentingnya Tata Kelola AI

Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi berbicara dalam 3rd ASEAN-Japan Cybersecurity Community Alliance (AJCCA) Conference di Bangkok, Thailand, pada Kamis (29/10). (BSSN) - Image

Kepala BSSN Nugroho Sulistyo Budi berbicara dalam 3rd ASEAN-Japan Cybersecurity Community Alliance (AJCCA) Conference di Bangkok, Thailand, pada Kamis (29/10). (BSSN)

JawaPos.com - Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi menekankan pentingnya penguatan tata kelola AI. Hal itu dia sampaikan usai menerima penghargaan outstanding leadership dalam 3rd ASEAN-Japan Cybersecurity Community Alliance (AJCCA) Conference di Bangkok, Thailand. 

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi Nugroho selama bertugas memimpin BSSN. Dia dinilai telah menginspirasi, menggerakkan berbagai inisiatif inovatif, serta membawa perubahan positif dalam ikhtiar memperkuat ekosistem keamanan siber di tingkat nasional dan regional.

Dalam forum internasional itu, Nugroho menyoroti perkembangan Agentic AI yang kini menghadirkan lanskap peluang sekaligus tantangan baru. Menurut dia, peluang maupun tantangan atas perkembangan AI sangat kompleks bagi keamanan siber global.

Nugroho menyampaikan bahwa teknologi AI masa kini memiliki karakter multidimensi. Dia menyebut, AI tidak lagi hanya berperan sebagai alat pertahanan, melainkan berpotensi menjadi sasaran serangan hingga dapat dimanfaatkan oleh aktor ancaman sebagai instrumen serangan.

”Untuk mengantisipasi risiko tersebut, diperlukan penguatan tata kelola AI, penerapan prinsip Security by Design, serta pengelolaan risiko secara proaktif guna membangun ekosistem digital yang aman dan tangguh,” kata dia. 

Karena itu, dalam 3rd AJCCA Conference, Nugroho juga menekankan pentingnya 3 pilar kerja sama regional untuk menghadapi ancaman lintas batas. Yakni kolaborasi, kapasitas, dan konektivitas. Ketiga pilar tersebut dinilai menjadi landasan krusial dalam mempererat koordinasi dan bertukar informasi antarnegara.

”Ancaman siber tidak mengenal batas negara. Karena itu, kolaborasi dan komitmen bersama menjadi kunci untuk mewujudkan ruang digital yang aman, terpercaya, dan tangguh,” ujarnya. 

Karena itu, kolaborasi dan komitmen bersama menjadi kunci untuk mewujudkan ruang digital yang aman, terpercaya, dan tangguh. Untuk itu pula, BSSN mendorong penguatan kerja sama antara negara-negara ASEAN dengan Jepang dalam mengantisipasi ancaman siber.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore