Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Oktober 2026 | 02.37 WIB

Komisi VIII DPR Dorong Madrasah Adaptif dan Inklusif Hadapi Tantangan Zaman

Ilustrasi siswi madrasah (Dok. Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag).  - Image

Ilustrasi siswi madrasah (Dok. Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag). 

JawaPos.com – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Singgih Januratmoko mendorong madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan agar mampu menjawab tantangan perubahan sosial dan pesatnya perkembangan teknologi. Pembenahan dinilai penting untuk memastikan layanan pendidikan dapat menjangkau peserta didik dengan beragam kebutuhan.

Komisi VIII DPR RI bersama Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Solo turut mendorong upaya tersebut melalui penyelenggaraan seminar yang membahas transformasi pendidikan madrasah. Khususnya dalam penguatan inklusivitas dan perlindungan anak.

“Madrasah harus terus berbenah agar mampu menjawab tantangan zaman. Penguatan kualitas pendidikan harus berjalan seiring dengan perlindungan anak, pemenuhan aksesibilitas, dan penciptaan lingkungan belajar yang inklusif serta humanis,” kata Singgih Januratmoko kepada wartawan pada Minggu (25/10).

Menurut Singgih, pendidikan inklusif tidak sebatas memberikan akses kepada seluruh anak untuk bersekolah. Lebih dari itu, madrasah harus mampu menciptakan lingkungan yang memungkinkan setiap peserta didik mengikuti pembelajaran, berpartisipasi aktif, dan mengembangkan potensi sesuai kemampuan serta kebutuhannya.

Dalam mewujudkan hal tersebut, diperlukan dukungan kebijakan yang tepat, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta penyediaan fasilitas yang mudah diakses. Budaya pendidikan yang menghargai keberagaman juga perlu diperkuat agar setiap anak mendapatkan kesempatan belajar tanpa diskriminasi.

Singgih menilai pengembangan madrasah memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas. Oleh karena itu, berbagai kebijakan dan program yang mendukung kemajuan pendidikan perlu terus diperjuangkan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.

“Komitmen kami adalah terus mengawal kebijakan dan program yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat. Madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi masa depan sehingga penguatannya perlu menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan transformasi madrasah membutuhkan dukungan lintas sektor. Pemerintah, pengelola pendidikan, tenaga pendidik, orang tua, masyarakat, dan para pemangku kebijakan perlu memperkuat koordinasi untuk mengatasi berbagai tantangan pendidikan.

“Sinergi semua pihak sangat diperlukan. Madrasah membutuhkan dukungan bersama agar dapat berkembang menjadi lingkungan pendidikan yang berkualitas, berkeadilan, dan mampu melindungi anak, termasuk dalam menghadapi tantangan di ruang digital,” tuturnya.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore