
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran (berkaos putih) turun langsung membantu penanganan karhutla di ruas jalan lintas Pangkalan Bun–Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamis (8/10/2026) sore. (Istimewa)
JawaPos.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia yang masih terus terjadi hingga saat ini berpotensi menyebabkan kerugian hingga ratusan triliun.
Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, hingga Agustus 2026 saja, estimasi kerugian akibat karhutla sudah melebihi Rp 123,1 triliun.
Pihaknya belum memperhitungkan kerugian akibar potensi meluasnya karhutla hingga saat ini atau bahkan akhir tahun.
Ia menyebut, perhitungan tersebut mencakup kerugian ekonomi akibat hilangnya aset fisik dan aktivitas ekonomi, serta biaya kesehatan yang ditanggung masyarakat terdampak.
“Celios sudah menghitung terkait dengan kerugian dari karhutla yang terdiri dari kerugian ekonomi dan biaya kesehatan. Namun memang kita cutoff data di Agustus 2026. Artinya, sekarang mungkin bisa naik kembali mengingat semakin luas kebakaran lahan dan hutannya, semakin menyebar juga dampaknya,” ujar Nailul kepada JawaPos.com, Selasa (13/10).
Berdasarkan perhitungan tersebut, total biaya ekonomi akibat kerusakan aset fisik dan hilangnya aktivitas ekonomi mencapai Rp 29,54 triliun.
Karhutla juga berpotensi menghilangkan penerimaan pajak daerah hingga Rp 269,86 miliar.
Sementara itu, biaya kesehatan bagi masyarakat yang terdiagnosis mengalami gangguan kesehatan akibat karhutla diperkirakan mencapai Rp 9,75 triliun. Angka tersebut mencakup biaya kesehatan langsung dan tidak langsung.
Jika perhitungan mencakup masyarakat yang terdiagnosis maupun mengalami gejala gangguan kesehatan akibat paparan karhutla, total biaya kesehatan diperkirakan mencapai Rp 93,56 triliun.
Angka kerugian tersebut setara dengan 67,6 persen dari total anggaran kesehatan dalam APBN 2026.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022