
AIRLANGGA PRIBADI KUSMAN
JawaPos.com - Keluarga besar Universitas Airlangga (Unair) berduka atas berpulangnya salah satu dosen terbaik kampus tersebut, Airlangga Pribadi Kusman pada Rabu (9/9).
Ketua Program Studi S2 Ilmu Politik FISIP Unair itu meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Rektor Unair, Prof Muhammad Madyan menyampaikan belasungkawa dan turut kehilangan, atas berpulangnya sosok yang dikenal sebagai ilmuwan pembela nilai-nilai demokrasi dan keadilan sosial itu
Menurut dia, Angga, sapaan Airlangga Pribadi, adalah figur dosen yang berdedikasi tinggi dalam menjalankan tugasnya.
“Angga adalah termasuk dosen yang berdedikasi yang tinggi dalam menjalankan tugas sebagai dosen di Universitas Airlangga,” ungkapnya.
Airlangga lahir di Jombang pada 23 November 1976. Dia tumbuh menjadi pribadi yang tekun dan haus akan ilmu pengetahuan.
Kecintaannya pada studi sosial-politik membawanya menempuh pendidikan tinggi hingga meraih gelar doktor (Doctor of Philosophy in Politics) dari Murdoch University, Australia pada tahun 2016.
Sekembalinya ke tanah air, ia mencurahkan kepakarannya di Departemen Politik FISIP Unair.
Sebagai akademisi, dia tidak hanya bertugas mengajar, almarhum dikenal tajam dan konsisten dalam membedah dinamika politik di Indonesia.
Pandangan-pandangannya sering kali menjadi rujukan penting di berbagai media massa nasional, forum ilmiah, dan diskusi publik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022