Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 September 2026 | 20.04 WIB

Korupsi Masalah Utama Bangsa, Prabowo Diminta Segera Tuntaskan

Presiden Prabowo Subianto berpidato saat penutupan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026). (Tim Media Presiden) - Image

Presiden Prabowo Subianto berpidato saat penutupan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026). (Tim Media Presiden)

JawaPos.com - Korupsi merupakan masalah utama yang terjadi di bangsa ini. Pemerintahan Prabowo Subianto diminta segera menuntaskannya. 

Desakan cerminan masalah utama bangsa ini adalah korupsi tercermin dari hasil survei terbaru Media Survei Nasional (Median). Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan, 27,1 persen responden menilai praktik korupsi yang terjadi di pemerintahan menjadi masalah prioritas yang harus segera diselesaikan.

"Masalah prioritas yang harus diselesaikan pemerintah Prabowo, korupsi yang banyak terjadi di pemerintahan Prabowo 27,1 persen," kata Rico dalam pemaparan hasil survei di kawasan Cikini, Jakarta, Senin (31/8).

Menurut Rico, persepsi tersebut tidak terlepas dari sejumlah kasus korupsi yang terungkap dalam beberapa waktu terakhir. Kasus-kasus itu dinilai turut memengaruhi penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo.

Rico menilai persoalan korupsi menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian pemerintah. Karena, tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum, tetapi juga dapat berdampak terhadap tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah dan elektabilitas ketua umum Partai Gerindra itu.

Selain korupsi, persoalan ekonomi juga menjadi perhatian masyarakat. Sebanyak 12 persen responden menilai penurunan kondisi ekonomi sebagai persoalan yang harus segera ditangani pemerintah.

Masalah lapangan kerja berada di urutan berikutnya. Sebanyak 10 persen responden menyebut persoalan pekerjaan sebagai masalah prioritas yang perlu segera mendapatkan perhatian pemerintah. 

Sementara itu, kemiskinan juga masuk dalam daftar persoalan yang dinilai publik perlu segera ditangani pemerintah.

Untuk diketahui, survei Median dilakukan secara tatap muka (face-to-face interview) pada 21 Juli-2 Agustus 2026. Populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih.

Editor: Ilham Safutra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore