Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Agustus 2026 | 00.53 WIB

Peneliti Soroti Cepatnya Pemulihan Listrik Flores Pascagempa: 11 Gardu Pulih Kurang dari 12 Jam

Kondisi kerusakan rumah yang terdampak gempa M 7,7 Flores di Desa Peoza Karamba, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Kamis (21/8). (Dok/BNPB) - Image

Kondisi kerusakan rumah yang terdampak gempa M 7,7 Flores di Desa Peoza Karamba, Kecamatan Ende, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, Kamis (21/8). (Dok/BNPB)

JawaPos.com - Pemulihan jaringan listrik di Pulau Flores pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 pada 15 Agustus 2026 dinilai berlangsung relatif cepat.

Peneliti Alpha Research Ferdy Hasiman mencatat, sebanyak 11 gardu induk yang terdampak gempa dapat kembali dipulihkan dalam waktu kurang dari 12 jam.

Ferdy menilai kecepatan tersebut menunjukkan kesiapan dalam menjaga ketersediaan pasokan listrik bagi masyarakat Flores saat menghadapi situasi bencana.

“Belum ada keluhan yang berarti terkait pelayanan kelistrikan di seluruh Flores di tengah bencana gempa. Kondisi tersebut menunjukkan kesiapsiagaan dalam menyediakan pasokan dan infrastruktur listrik masyarakat Flores,” kata Ferdy dalam keterangannya, Senin (24/8).

Gempa tersebut tetap menimbulkan dampak terhadap sejumlah infrastruktur kelistrikan. Beberapa komponen seperti transformator dan jaringan kabel mengalami kerusakan di sejumlah lokasi. Proses perbaikan juga tidak mudah karena aktivitas gempa susulan masih berlangsung di beberapa wilayah.

“Memang tidak bisa dibantah, akibat gempa ada infrastruktur seperti trafo dan kabel listrik di beberapa tempat yang mengalami kerusakan. Itu bisa dimaklumi dan tidak bisa diperbaiki segera karena sampai saat ini gempa susulan masih terjadi. Itu menyebabkan kesulitan tersendiri dalam penanganan kelistrikan,” ujar Ferdy yang lahir di Manggarai Timur, NTT.

Meski terdapat kerusakan, proses pemulihan tetap dilakukan secara bertahap. Ferdy menyampaikan, informasi yang diterimanya menunjukkan seluruh pasokan listrik di wilayah Flores telah kembali normal pada 18 Agustus 2026.

Normalnya kembali pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas setelah bencana. Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, listrik mendukung komunikasi, pelayanan kesehatan, operasional posko pengungsian, hingga kegiatan ekonomi masyarakat.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore