
Menkes Budi Gunadi Sadikin di puncak peringatan Pekan Imunisasi Dunia 2023.
JawaPos.com – Indonesia resmi mengajukan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebagai kandidat Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Proses pemilihan Dirjen WHO baru telah dimulai sejak April 2026.
Nama Budi Gunadi Sadikin tercantum dalam daftar calon kandidat Dirjen WHO yang diusulkan Indonesia sebagai salah satu negara anggota untuk menggantikan Direktur Jenderal WHO saat ini, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus.
Budi menjadi salah satu dari empat calon kandidat yang telah tercantum dalam informasi resmi WHO. Selain Budi, terdapat nama Dr. Hanan Mohammed Al-Kuwari yang diusulkan Qatar, Dr. Hanan Balkhy yang diusulkan Arab Saudi, serta Dr. Hans Henri P. Kluge yang diusulkan Belgia.
Direktur Jenderal merupakan pejabat teknis dan administratif utama WHO. Jabatan tersebut saat ini dipegang Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus yang memulai masa jabatan keduanya pada 16 Agustus 2022.
Masa jabatan kedua Tedros akan berakhir pada 15 Agustus 2027. Berdasarkan ketentuan WHO, seorang Direktur Jenderal hanya dapat diangkat kembali satu kali.
Proses Pemilihan Dirjen WHO
Proses pemilihan Direktur Jenderal WHO berikutnya telah dimulai sejak April 2026. Pada tahap awal, Direktur Jenderal mengundang negara-negara anggota WHO untuk mengajukan pencalonan untuk posisi tersebut.
Batas waktu pengajuan proposal pencalonan ditetapkan hingga 24 September 2026. Setelah seluruh proposal masuk, proses akan berlanjut ke tahap seleksi oleh Dewan Eksekutif WHO.
Dewan Eksekutif pada sesi ke-160 yang dijadwalkan berlangsung pada 2027 akan mencalonkan maksimal tiga kandidat untuk kemudian dipertimbangkan oleh Majelis Kesehatan Dunia.
Selanjutnya, pengangkatan Direktur Jenderal WHO berikutnya akan dilakukan dalam Majelis Kesehatan Dunia ke-80 atau World Health Assembly ke-80 yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2027.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022